Sidang pendahuluan Firli Bahuri tahap kedua akan digelar pekan depan dengan dipimpin Hakim Estio

Uncategorized245 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto membenarkan adanya permohonan pradakwaan yang diajukan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perilaku berenda Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus perampokan terhadap mantan Menteri Pertanian Siahrul Yasin Limpo di Polda Metro Jaya.

“Iya benar, ada pertanyaan. Tes pendahuluan Direkam ulang oleh Frili Bahuri melalui pengacaranya,” kata Djuyamto dalam keterangan video yang dibagikan, Selasa, 23 Januari 2024.

Permohonan tersebut, jelas Dijuiamto, diajukan pada Senin, 22 Januari. Dia juga menjelaskan, hakim tunggal Istio ditunjuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengusut kasus tersebut.

Selain itu, sidang praperadilan pertama dijadwalkan pada Selasa, 30 Januari.

Ajukan Firli Bahuri untuk Sidang Kedua, Polda Metro Jaya Berharap Ditolak Lagi

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safiri Simanjuntak, Senin 22 Januari 2024 menanggapi langkah terakhir Firli Bahuri yang mengajukan perkara kedua ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Firley kembali memeriksa mantan Menteri Pertanian Siahrul Yasin Limpo sebagai tersangka kasus perampokan.

“2 Tentang Tuntutan Praperadilan, Tersangka FB atau kuasa hukumnya. Prinsipnya, penyidik ​​melalui tim pembela Bidcum Polda Metro Jaya Dia akan sangat siap menghadapinya,” kata Ade Safiri dalam keterangannya, Selasa, 23 Januari 2024.

Ade mengatakan, kegiatan yang dilakukan tim penyidik ​​gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan DTPIDcor Barescrim Polri terkait kasus mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

iklan

“Sudah diadili pada sidang praperadilan sebelumnya untuk menemukan tersangka, dan hasilnya hakim tunggal Pengadilan Jakarta Selatan menolak dakwaan praperadilan yang diajukan tersangka FB terhadap pengacaranya.”

Menurut dia, penyelidikan dilakukan oleh penyidik ​​dalam menangani kasus tersebut. satu tidak Dan keputusan tersangka sudah tepat.

Baca Juga  Spora, sejarah 25 tahun, sekelompok musisi jalanan yang lahir di era baru

Menurut Ade, materi pada dakwaan kedua diuji dengan menggunakan materi yang sama pada dakwaan awal pertama. Hal itu kemudian diperkenalkan kembali sebagai bahan permohonan praperadilan kedua.

“Kami berharap penyidik ​​kembali menolak FBI atau pengacara tersangka karena penetapan status tersangka oleh penyidik ​​​​didasarkan pada minimal 2 alat bukti, bahkan dalam penanganan perkaranya,” keputusan tersangka didasarkan pada lebih dari satu alat bukti. 2 buah bukti sah.

DESTY LUTHFIANI

Pilihan Redaksi: Polisi kembali mengungkap dua kasus pembunuhan dua mahasiswi di Depok.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *