Sereal Hingga Yogurt, Pakar Sebut Tidak Semua Makanan Ultra Proses Buruk

Tak Berkategori161 Dilihat

Senin, 21 Agustus 2023 – 22:29 WIB

VIVA Lifestyle – Baru-baru ini, muncul pembahasan mengenai Makanan Ultra Proses atau Ultra Processed Food (UPF). Banyak yang menyebut bahwa makanan dengan jenis tersebut tidak baik untuk kesehatan. Benarkah semua UPF itu buruk?

Baca Juga :

Tak Cuma Berdampak ke Paru-paru, Polusi Udara Bikin Tulang Belakang Wanita Mudah Keropos

Pakar sekaligus Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi menjelaskan bahwa tidak tepat apabila semua UPF dinilai tidak sehat. Yuk, scroll untuk tahu penjelasan selengkapnya.

Secara pribadi, Purwiyatno menilai, pengelompokkan makanan sebenarnya tidak semata-mata berdasarkan pada pengolahannya, khususnya untuk ultra processed food. 

Baca Juga :

Penderita Asam Lambung Wajib Tahu, Ini Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari

“Masalahnya adalah ketika ultra processed food dinilai paling tidak sehat, padahal belum tentu,” kata Purwiyatno, kepada awak media.

Baca Juga :

Gak Nyangka, Keju Mozarella dari Dusun Terpencil di Kota Batu Bisa Raup Omzet Ratusan Juta Sebulan

Di sisi lain, Ultra Processed Food sendiri adalah bagian dari makanan yang sudah diproses serta ditambah dengan zat aditif, seperti pewarna buatan, gula, garam, perisa buatan, lemak dan lainnya. Selain diproses untuk menjadikannya lebih lezat, terdapat beberapa manfaat lain dari makanan UPF. Beberapa di antaranya adalah makanan bisa lebih awet dan tahan lama, serta praktis dan enak untuk dikonsumsi. 

“Jadi, kecuali kita memetik apel langsung dari pohonnya atau meminum susu langsung dari sapi, jadi sebagian besar makanan yang kita makan diproses secara teknis,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Sejumlah ahli gizi, mengingatkan bahwa tidak semua pemrosesan makanan itu buruk. Misal, pengolahan susu menjadi yogurt atau gandum yang diolah menjadi roti merupakan contoh pemrosesan makanan sederhana yang tetap memiliki kandungan gizi. 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *