PUPR akan membangun instalasi pengolahan limbah di IKN.

Uncategorized136 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pembangunan tiga instalasi pengolahan limbah untuk infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Kepulauan di Kalimantan Timur.

“Penggunaan sistem teknologi Memindahkan tempat tidur biofilm rector (MBBR) digunakan untuk menghasilkan limbah rumah tangga pemberi pengaruh (tingkat mutu) sebelum digunakan kembali atau dicampur dengan badan air, sehingga lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan prinsip IKN Nusantara. Kota yang cerdas (Smart City) dan Modern Sustainable City,” Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu.

Menurut Basuki, pembangunan IKN tidak hanya untuk memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan, tetapi juga untuk merencanakan pusat kota modern dengan prinsip ibu kota negara.Aiken) Pulau sebagai a Kota hutan cerdas masa depan Indonesia.

Secara teknis, skema pengolahan air limbah IKN Nusantara menggunakan teknologi MBBR untuk menghubungkan air limbah domestik melalui jaringan pipa ke instalasi pengolahan air limbah terpadu dengan Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Dengan cara ini, hal ini memastikan standar kualitas ditetapkan sebelum digunakan kembali atau dicampur dengan badan air untuk dialirkan ke sungai.

Sarana dan prasarana IPL yang mulai dibangun berada di tiga lokasi yaitu IPL 1, 2 dan 3 dengan total kapasitas 5.000 meter kubik yang melayani Kawasan Inti Pemerintahan Pusat (KPP). IKN Nusantara.

iklan

Sarana dan prasarana pengolahan air limbah ini diukur dengan KPI (KPI).Indikator kinerja utama) dijelaskan dalam Desain teknik dasar (BED) dan Sasaran Visi Pengembangan IKN.

Pembangunan IPAL 1, 2 dan 3 telah dimulai dengan tingkat pertumbuhan 7% dan dijadwalkan selesai pada Desember 2024. Anggaran pembangunannya sebesar 638,8 miliar dengan harga kontrak dari APBN.

IKN IPAL yang bergabung dengan TPST bertujuan untuk mengintegrasikan pengelolaan sanitasi di lokasi yang sama.

Baca Juga  Mengenal Romario yang tak setuju dengan kepelatihan Carlo Ancelotti di timnas Brasil

Lumpur yang dihasilkan dari IPAL 1, 2 dan 3 diolah di TPST 1 dengan laju 15 ton per hari, residu/residu proses dibuang ke Residue Recovery Unit (UPR) yang berjarak 14 km dari TPST 1. Berasal dari TPST 1 setelah proses primer IPAL 1 dilakukan oleh TPST 1.

Pilihan Editor: Cara mudah memverifikasi keaslian sepatu Nike



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *