Piala Dunia U-17 2023: Netizen Soroti Rumput JIS, Begini Reaksi Rat Tisha

Uncategorized124 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua II PSSI; Ratu TishaDia membenarkan, rumput di empat ladang itu digunakan Piala Dunia U-17 2023 Telah melewati proses evaluasi yang ketat sesuai standar FIFA.

Jika dianggap tidak layak maka otoritas sepak bola tertinggi dunia, FIFA, akan melarang penggunaannya untuk pertandingan kompetitif, kata Rat Tisha kepada wartawan di Bundang, Minggu, menanggapi komentar soal rumput di Jakarta International Stadium (JIS). Dia muncul di media sosial, mengandalkan pandangannya pada siaran langsung televisi.

Menurut Rat Tisha, rumput di empat lapangan tersebut selalu mendapat penilaian formal dari tim ahli FIFA mulai 14 hari sebelumnya, 3 hari sebelum pertandingan. Empat stadion yang digunakan untuk Piala Dunia U-17 adalah: Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Si Jalak Harupat (Bandung).

Manajemen tim yang bertanding juga mempunyai kewenangan untuk melakukan inspeksi lapangan sebelum pertandingan dimulai. Dari hasil penilaian mereka, tidak ada satupun lapangan yang bermasalah di venue utama Piala Dunia U-17.

“Soal lapangan, kami harus umumkan bahwa semua lapangan kami sudah siap Persetujuan Di semua sisi. Tentu saja kami mendapat apresiasi dari FIFA dan manajemen tim peserta. Mereka memberikan laporan yang bagus ke stadion. “Tapi kami belum puas, tentunya kami akan terus memperbaiki bagian-bagian yang bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Meski demikian, PSSI tetap melakukan evaluasi untuk menampilkan kualitas lapangan terbaik untuk menunjukkan kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah ajang sepak bola kelas dunia.

Kritik tajam mengenai kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS) muncul saat menyaksikan pertandingan Sabtu (11/11/2023) di siaran langsung atau TV. Streaming langsung.

iklan

Tisha menjelaskan, JIS memiliki jenis rumput yang istimewa dan unik. Indonesia harus banyak mendatangkan peralatan khusus dari Eropa dan Australia, untuk menyediakan rumput dengan proses penataan rumput yang terbaik.

Baca Juga  Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang gadis tenggelam dalam ember telah diselidiki polisi

Sebenarnya GIS merupakan metode baru dalam peletakan rumput yaitu dengan menggunakan cara roll, bukan dengan cara sebelumnya yaitu melipat atau mengaspal.

“Cara berkendara ini merupakan cara baru dan pertama yang diterapkan di lapangan Indonesia. Meski waktu yang diberikan singkat, namun ini merupakan upaya yang luar biasa dan kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan izin kepada kami untuk memainkan permainan tersebut dan semua lapangan termasuk JIS. dipastikan cocok,” tambahnya.

Rat Tisha juga berharap semua pihak fokus memberikan masukan positif agar seluruh dunia bisa melihat kemitraan Indonesia dalam penyelenggaraan ajang internasional seperti Piala Dunia U-17.

“Tentunya kami selaku penyelenggara akan terus berbenah. Kami berharap semua pihak bisa fokus untuk menyaksikan kemeriahan Piala Dunia FIFA U-17. Di GIS kita melihat Iran mampu bangkit melawan Brasil dan Inggris mampu mencetak 10 gol. gol luar biasa,” kata Tisha.

Pilihan Redaksi: PSSI masih terus meningkatkan mobilisasi suporter di Piala Dunia U-17 2023.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *