Penerimaan pajak Shri Mulyani pada Januari mencapai 149,25 triliun dolar

Uncategorized148 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaMenteri Keuangan Indonesia Sri Muliani kata Indrawati. Pajak Per 31 Januari 2024, pendapatan Indonesia mencapai 149,25 triliun.

Artinya, kita sudah mengumpulkan 7,5 persen dari target APBN, kata Sri Muliani dalam konferensi pers, Kamis, 23 Februari 2010. 22.

Secara rinci, dia menjelaskan, dari penerimaan pajak, pajak penghasilan (PPh) nonmigas sebesar Rp83,69 triliun dan pajak pertambahan nilai atau PPN sebesar 57,76 triliun.

Pajak bumi dan bangunan atau PBB 810 miliar serta PPH migas Rp 6,99 triliun juga masuk dalam daftar tersebut. PPH nonmigas menyumbang penerimaan pajak terbesar pada periode ini.

“Kalau kita lihat total penerimaan pajaknya masih meningkat,” kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Pada Januari 2021, penerimaan pajak mencapai $92,32 triliun. Sedangkan pada Januari 2022 dan 2023 pendapatannya masing-masing mencapai Rp103,80 triliun dan Rp274,41 triliun.

Menurut Sri Mulyani, penerimaan pajak pada bulan pertama tahun ini lebih rendah dibandingkan dua tahun terakhir namun masih sangat positif.

“Jadi di sini kita berbicara tentang baseline yang tinggi,” pungkas Menkeu.

AMELIA RAHIMA SARI

Pilihan Editor: Sri Mulyani telah memperpanjang pajak barang mewah atas pembelian mobil listrik

klik disini mencari Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Spora, sejarah 25 tahun, sekelompok musisi jalanan yang lahir di era baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *