Penduduk Pulau Rempang: Meski begitu, dia menolak untuk direlokasi.

Uncategorized137 Dilihat

TEMPO.CO, Batam – Banyak penduduk Pulau RempangPadahal Peraturan Presiden (Perpress) Presiden Joko Widodo atau Jokowi No 78 tahun ini Meski sudah dibebaskan pada 2023, Batam tetap menolak relokasi.

Meski Perpres menjamin relokasi dan kompensasi bagi masyarakat terdampak dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), namun warga Rempang tetap menolak.

Isaka, warga Rempang, mengatakan kepada awak media, Jumat, 22 Desember 2023, “Sekarang (warga) tetap ngotot, masih menolak (relokasi), tidak ada negosiasi.”

Hal itu disampaikannya dalam keterangan media kepada Kelompok Kesatuan Bangsa Rempang di Isaka bersama beberapa warga Rempang lainnya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Peradi Batam, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Pekanbaru dan YLHBI Jakarta.

Isaka menjelaskan, alasan penolakannya sama seperti pertama, bahwa tanah masyarakat Melayu merupakan tanah adat yang harus selalu dilindungi.

“Karena tanah Rempang merupakan tanah bersama masyarakat Melayu,” kata Isaka.

Katakanlah pemerintah ingin merampas tanah bersama

Sekarang, menurut Isaka, pemerintahan presiden Jokowi Seolah ingin merampas tanah adat masyarakat setempat yang sudah berabad-abad ada di sana. Meski negara tidak mengakui tanah adat tersebut, warga Isaka mengaku bisa memverifikasinya.

“Kami tidak akan menduduki tanah negara dan kami akan menjaga tanah adat ini. Ini harga mati. Apapun yang terjadi, kami tetap menolak. Penolakan adalah harga mati. Apapun undang-undang yang disahkan, kami tetap menolak,” kata Isaka.

Selain itu, pemerintah mengumumkan 70 persen lahan Rempang sudah jatuh ke tangan pemerintah.

“Kalau segera dirilis, informasinya palsu semua, sekarang BP Batam tidak ada HPL di Rempang,” tegasnya.

Selain itu, warga mengaku tidak punya tempat untuk mengadu



Quoted From Many Source

Baca Juga  Billie Eilish memenangkan hadiah pertama untuk akting di People's Choice Awards 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *