Pemukim Israel Bertemu Menteri Netanyahu, Mengadakan Konferensi tentang Pemukiman Kembali Gaza

Uncategorized106 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ratusan anggota komunitas pemukim Israel Mereka berkumpul untuk kebaktian di Yerusalem pada Minggu malam.

Dalam pertemuan ini dihadiri 12 menteri kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Israel Gaza dan di bagian utara Tepi Barat yang diduduki.

Setelah 38 tahun pendudukan, Israel

Namun, setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.140 orang, Israel telah mengisyaratkan niatnya untuk menguasai Gaza tanpa batas waktu.

Sekutu Israel sendiri menentang hal tersebut, termasuk Amerika Serikat, yang mengatakan Gaza harus diperintah oleh Palestina.

Israel telah menanggapi serangan Hamas dengan mengebom Gaza selama 113 hari terakhir. Menurut Mahkamah Internasional (ICJ), serangan tersebut, yang mencakup genosida dan kejahatan perang, telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina di Gaza, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan.

Konferensi ini diselenggarakan oleh organisasi sayap kanan Nahala, yang mendukung perluasan permukiman Yahudi, termasuk Tepi Barat, di wilayah yang telah dinyatakan ilegal oleh kelompok internasional dan kemanusiaan dan di mana terdapat konflik intens antara pemukim dan warga Palestina.

Konferensi yang bertajuk “Pemukiman Membawa Keamanan” itu tidak diselenggarakan oleh pemerintah Israel, meskipun koalisi sayap kanan Israel telah dikritik karena mendukung perluasan pemukiman, sebuah posisi yang dipandang sebagai hambatan bagi solusi dua negara dengan Palestina. di masa depan.

Saluran 12 Israel 12 menteri dari partai Likud pimpinan Netanyahu, Menteri Keamanan Publik Itamar Ben-Givir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich – keduanya dari koalisi yang berkuasa – menghadiri pertemuan puncak tersebut.

iklan

Smotrich mengatakan banyak anak-anak yang mengungsi dari permukiman di Gaza telah kembali sebagai tentara untuk berperang bersama Hamas. Dia juga menentang keputusan pemerintah untuk mengevakuasi pemukiman Yahudi dari Gaza.

Baca Juga  Pertamina Patra Nyaga bergerak cepat mengakomodasi warga di sekitar Terminal BBM Tuban.

“Kami mengetahui dampaknya dan kami berusaha mencegahnya,” kata Smotrich dalam sebuah pernyataan. “Tidak ada keamanan tanpa penyelesaian.”

Massa bersorak antusias atas pemulihan komunitas Yahudi di Gaza.

Ben-Givir menentang evakuasi pemukiman Yahudi dari Gaza dan memperingatkan bahwa dia akan membawa “roket ke Sderot” dan “roket ke Ashkelon” di Israel selatan.

“Kami berteriak dan memperingatkan,” kata Ben-Gevir. Jika kami tidak menginginkan tanggal 7 Oktober lagi, kami harus pulang ke rumah dan mengambil alih tanah tersebut.

Pilihan Editor: 11 Negara Akhiri Bantuan untuk Warga Gaza, Ketua UNRWA: Tidak Bertanggung Jawab

Reuters



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *