Pembunuhan John Lennon, musisi paling terkenal di Inggris

Uncategorized191 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – John Winston Ono Lennon, dikenal luas John LennonDia adalah salah satu musisi dan penulis lagu Inggris paling terkenal dalam sejarah musik populer.

tersebut Inggris, John Lennon lahir pada tanggal 9 Oktober 1940 di Liverpool. Ia memulai karir musiknya dengan membentuk The Beatles, salah satu grup musik paling berpengaruh di paruh kedua abad ke-20.

tersebut Biografi, Di tahun Dia meninggalkan The Beatles pada tahun 1969 dan melakukan debut solonya pada tahun 1970. Namun, di tengah kesuksesannya, Mark dibunuh oleh seorang fanatik bernama David Chapman. Kematiannya menjadi berita global pada saat itu dan ribuan penggemarnya berkumpul di seluruh dunia untuk mengenangnya.

Pembunuhan John Lennon dalam retrospeksi

Insiden John Lennon dimulai pada 8 Desember 1980, ketika puluhan orang keluar dari limusin saat ia dan istrinya, Yoko Ono, kembali ke apartemen Dakota Building di New York City setelah merekam lagu Walking on Thin Ice. Para fans menghampiri John Lennon dan meminta selfie. Mark David Chapman hadir dan meminta Lennon menandatangani album musiknya.

Setelah menandatangani album, Lennon pergi. Beberapa saat kemudian, Chapman menembak John Lennon lima kali di punggung dan bahu menggunakan pistol kaliber .38. John Lennon terjatuh ke tanah berlumuran darah.

Seorang pengamat menelepon 911 dan John Lennon dilarikan ke Rumah Sakit Roosevelt, namun upaya penyelamatan nyawa tidak berhasil. Satu jam kemudian, John Lennon meninggal di ruang gawat darurat.

Mark David Chapman ditangkap di lokasi kejadian dan langsung ditahan polisi. Dalam pemeriksaannya, Chapman mengakui bahwa tokoh fiksinya, Holden Caulfield, adalah sosok yang sembrono, sarkastik, dan anti-palsu. Pemegang di banteng Karya J.D. Salinger yang membaca tentang penembakan John Lennon menjadi daging di dalamnya.

Baca Juga  5 resep umum Meksiko

iklan

Pembunuhan itu telah direncanakan selama lebih dari tiga bulan karena obsesi Chapman yang berlebihan terhadap John Lennon dan gangguan mental Chapman. Chapman adalah penggemar berat Beatles dan memandang John Lennon sebagai pahlawan. Namun semua pujian itu berakhir ketika John Lennon membuat pernyataan kontroversial kepada media yang mengatakan, “The Beatles.”Lebih terkenal dari Yesus“.

Setelah Chapman meninggalkan The Beatles, dia membenci John Lennon. Saat merilis album solonya, menurut Chapman, John Lennon banyak berbicara tentang kebohongan dan menyinggung religiusitas, misalnya pada lagu Imagine dan God.

Chapman dihukum karena pembunuhan tingkat dua dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Selama hukumannya yang panjang, pembebasan bersyaratnya beberapa kali ditolak dan mengaku bersalah.

Chapman berkata pada tahun 2014, “Saya minta maaf karena menyebabkan rasa sakit ini. Saya minta maaf karena bersikap bodoh dan memilih jalan yang salah untuk menghormati.”

Kakak Indra Purnama | Luhur Tri Pambudi

Pilihan Editor: Mengingat musisi kenamaan Inggris John Lennon, 83 tahun



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *