Pelecehan seksual terhadap 7 siswa SMK di Jayapura yang dilakukan Pembina Pramuka sejak tahun 2022

Uncategorized133 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Humas Polda Papua Kompol Ignatius Beni mengatakan, tujuh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMK) mengalami pelecehan seksual yang dilakukan Pembina Pramuka sejak tahun 2022 dan terakhir pada tahun 2024.

“Waktu tiap korban berbeda-beda, tempat kejadian perkara (TKP) juga berbeda-beda,” tegas Binny. waktu Dalam pesan singkat pada Kamis, 14 Maret 2024, pelecehan terjadi di kantin sekolah, rumah tersangka, dan pantai. Basis-G Jayapura

Lanjut perwira menengah ini, tersangka atau pengawas berinisial PS (59 tahun), menganiaya tujuh perempuan. Lima di antaranya masih anak-anak, jelas Benny.

Menurut tersangka PS, Bini, ia menganiaya korban dengan memaksa mencium bibir dan memeluknya. PS juga menyentuh bagian dada korban, ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka PS ditangkap berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 RI Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Denda maksimal 5 miliar, jelas Benny.

Korban menjalani tes psikologi

iklan

Kasubdit Renakta, Kompol Ditjen Reserse Kriminal Polda Papua, Diaritz Fele mengatakan, ketujuh korban dijadwalkan menjalani evaluasi psikologis.

“Para korban akan menjalani pemeriksaan psikologis, dan kami juga akan melakukan pemeriksaan kepada orang tua korban,” kata Diaritz dalam keterangan resmi, Rabu, 13 Maret 2024.

Pejabat tingkat menengah itu menambahkan, pada Rabu pagi, penyidik ​​memeriksa empat orang saksi, termasuk wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan tiga teman sekolah dari terduga korban pelecehan seksual.

“Saat ini ada dua belas saksi,” kata Diaritz.

Pilihan Redaksi: Polda Papua tengah memeriksa 12 saksi dalam kasus pelecehan seksual terhadap 7 siswa SMK yang dilakukan Pembina Pramuka di Jayapura.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Ini dibuka setelah Wiz Khalifa ditangkap dan ditangkap karena ganja saat bekerja di Rumania.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *