Pasca serangan Hamas, Netanyahu memberikan respons keras

Uncategorized275 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaKelompok militan Palestina Hamas Pada hari kekerasan terburuk di Israel sejak Perang Yom Kippur 50 tahun lalu, dia membunuh sedikitnya 250 orang dan melarikan diri bersama sandera melalui kota-kota Israel.

Lebih dari 230 penduduk Gaza Mereka juga terbunuh ketika Israel membalas dengan serangan balasan yang paling dahsyat pada saat itu.

Perdana Menteri Benjamin berkata: “Hukuman besar atau hari kelam ini akan menimpa kita.” Netanyahu.

“Hamas melancarkan perang yang kejam dan brutal. “Kami akan memenangkan perang ini, namun kami tidak dapat menanggung konsekuensinya,” katanya. “Hamas ingin membunuh kita semua. Ini adalah musuh yang membunuh ibu dan anak-anak di rumah mereka, di tempat tidur mereka, dan mencuri orang tua, anak-anak dan gadis remaja.”

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan serangan yang dimulai di Gaza akan menyebar ke Tepi Barat dan Yerusalem.

“Ini adalah pagi kekalahan dan penghinaan bagi musuh kami, tentaranya dan para pemukim,” katanya. “Apa yang terjadi menunjukkan kehebatan acara kami. Apa yang terjadi hari ini menunjukkan lemahnya musuh.

Mayat warga sipil Israel dikelilingi pecahan kaca di jalan-jalan Siderot, dekat Gaza, di Israel selatan. Jenazah seorang wanita dan seorang pria dibaringkan di jok depan mobil.

“Saya keluar, saya melihat banyak mayat teroris, warga sipil, mobil tertembak. Shlomi dari Sderot “Lautan mayat, di Sderot, tempat lain, banyak mayat.”

Warga Israel yang ketakutan dan dipenjarakan di ruang aman menceritakan penderitaan mereka melalui telepon dan siaran langsung TV.

kata Esther Borochov, yang melarikan diri dari pesta dansa dan diserang oleh orang-orang bersenjata. Reuters Pengemudi yang melarikan diri itu ditembak dari jarak dekat dan selamat dengan berpura-pura mati di dalam mobilnya.

Baca Juga  Rumah tempat ditemukannya jenazah ayah dan anak di TKP Koja berantakan, alat elektronik tidak dinyalakan.

“Saya tidak bisa menggerakkan kaki saya,” katanya. Reuters di rumah sakit. “Tentara datang dan membawa kami ke hutan.”

Dia mengatakan para perwira militer senior termasuk di antara mereka yang tewas dalam pertempuran hari Sabtu di dekat Gaza. tentara Israel.

Asap hitam dan api oranye membubung ke langit dari menara menjulang yang terkena serangan balik Israel di Gaza. Ada banyak umat yang keluar dengan membawa jenazah militan yang baru saja dibunuh dan dibungkus dengan bendera hijau Hamas.

Korban tewas dan terluka di Gaza dibawa ke rumah sakit yang penuh sesak dan rusak karena kurangnya pasokan dan peralatan medis. Kementerian Kesehatan menyebutkan 232 orang tewas dan sedikitnya 1.700 orang luka-luka.

iklan

Jalanan sepi kecuali ambulans yang bergegas menuju lokasi serangan udara. Israel memutus aliran listrik dan membuat kota itu gelap gulita.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *