KPU berupaya memastikan pasokan logistik ke PSU di Kuala Lumpur tepat waktu.

Uncategorized53 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan UmumKPU) RI berupaya memenuhi logistik Mencabut (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia, tepat waktu.

“KPU bergerak cepat untuk memastikan pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur berjalan sesuai jadwal,” kata Anggota KPU RI Idham Holik saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, jumlah Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) yang melakukan pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur mencapai 62.217 orang karena proses penyelesaian logistik PSU memakan waktu lama.

Di tahun Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 280 Tahun 2024, ditetapkan pemenuhan logistik PSU yang direncanakan akan dimulai pada tanggal 1 hingga 8 Maret 2024.

Sementara itu, proses PSU aktif. Kuala Lumpur Ini menggunakan dua metode dan berlangsung selama dua hari.

Yang jelas pada 8 Maret 2024 KPU akan menerbitkan petunjuk teknis pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur, ujarnya.

iklan

Ia mengatakan, pelaksanaan PSU dengan metode Kotak Suara Keliling (KSK) dijadwalkan pada 9 Maret 2024, sedangkan metode Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilaksanakan keesokan harinya, 10 Maret 2024.

“Untuk metode KSK akan dikontrol oleh Tim Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari awal hingga akhir. Keesokan harinya, surat suara akan dihitung bersamaan dengan hasil PSU dengan metode TPS,” ujarnya.

Selanjutnya pada tanggal 11 s/d 14 Maret 2024 akan dilakukan pengecekan ulang dan penyerahan hasil ringkasan ulang. Dijadwalkan tiba secara nasional pada 15 Maret 2024.

Pilihan Editor: Dalam pemungutan suara ulang Kuala Lumpur, Bawaslu merekomendasikan menggunakan metode TPS.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Batik Air mengumumkan penerbangan langsung baru dari Jakarta ke Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *