Kia dan putranya yang tinggal di Trengalek diduga melakukan penculikan siswi

Uncategorized63 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPolisi resor TrengalekDi Jawa Timur, pengasuh dan pemilik pesantren, ayah dan anak, dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan santri.

Iya, kondisinya sudah mencurigakan, kata Kapolsek Trengalek, Kompol Gatut Bowo Supriono di Trengalek, Jumat, 15 Maret 2024.

Penyidik ​​mengetahui keadaan tersangka setelah melakukan serangkaian pemeriksaan pendahuluan dan mendengarkan dua alat bukti yang cukup kuat, yaitu pengaduan dan keterangan empat orang korban kekerasan seksual, serta pengakuan dua orang saksi yang diperiksa dan diinterogasi oleh perempuan tersebut. Unit Perlindungan Anak (UPPA) Polres Trengalek.

Selain memastikan dugaan situasi tersebut, polisi juga menangkap Kia dan Gus, pemilik sekaligus kepala sekolah. Pondok Pesantren Itu. “Keduanya ditangkap pada Kamis malam,” kata Kapolres.

Sebelumnya, M, 72 tahun; Dan putra berusia 37 tahun dengan tanda tangan pertama itu dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan pelecehan terhadap beberapa muridnya.

iklan

Kapolres mengatakan, sejauh ini ada empat korban yang sudah melapor ke Mapolres Trengalek. Namun puluhan pelajar diduga menjadi korban kejahatan tersebut. Ketidaksenonohan Ayah dan anak wali pesantren.

Kapolsek mengatakan, “Taktik yang dilakukan pengurus ponpes adalah dengan meminta para santri membersihkan kamar.”

Ketika situasi sudah tenang, pelaku melakukan perbuatan jahatnya. Dari keterangan tersangka dan korban, aksi tersebut terjadi antara tahun 2021 hingga 2024.

Pilihan Editor: Ini Alasan Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap 15 tersangka eksploitasi pekerja di Rutan Polida Metro Jaya.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Konon orang Tanah Abang yang setia pergi ke pasar dan membeli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *