Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi: Pendidikan karakter penting untuk memberantas korupsi.

Uncategorized57 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan anak Indonesia membutuhkan karakter yang kuat untuk bersaing di kancah internasional. Penguatan perilaku dapat dilakukan melalui pendidikan antikorupsi (PAK). Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Siswa Pancasila memerlukan budi pekerti, keimanan, ketakwaan, budi pekerti luhur, keberagaman global, kerjasama tim, kreatifitas, berpikir kritis dan mandiri.

Ia mengatakan, karakter identik dengan nilai kejujuran. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi harus ditambahkan ke dalam lembaga pengajaran. Komisi Pemberantasan Korupsi bekerja sama dengan berbagai badan seperti Kementerian Dalam Negeri (dari Mendagri) dan jaringan pendidikan di pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Nawawi mengimbau pendidikan antikorupsi diterapkan secara luas dan cepat. Oleh karena itu, jika pelaksanaan pendidikan antikorupsi dilakukan secara terkoordinasi, maka akan cepat berkontribusi dalam penguatan perilaku antikorupsi dan integritas peserta didik serta seluruh ekosistem pendidikan, ujarnya.

iklan

Ia berharap PAK bisa membantunya Komisi Pemberantasan Korupsi Pemberantasan permasalahan korupsi di Indonesia. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan kampanye antikorupsi harus menyeluruh. Sehingga berdampak pada perubahan budaya korupsi yang selama ini relatif diperbolehkan, ujarnya.

Tito berharap generasi penerus bangsa mempunyai pola pikir yang visioner. Dengan cara ini, Anda akan terhindar dari praktik dan perilaku korupsi.

Pilihan Editor: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi: Pemilu 2024 yang jadi konflik kepentingan penyelenggara daerah adalah korupsi.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Coba Motor Matic Honda Stylo 160: Tampilan Retro, Tenaga Agresif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *