Kelompok Maratu melindungi terumbu karang bersama dengan kepedulian BRI.

Uncategorized54 Dilihat

Informasi bisnis – Warna laut yang biru kehijauan tampak berpadu sempurna dengan putihnya pasir pantai di Pulau Maratu, Kabupaten Bera, Provinsi Kalimantan Timur. Jika menyebut namanya, wisatawan mana pun pasti setuju dengan keindahan alamnya. Berkat keanekaragaman biota lautnya, termasuk terumbu karang, Maratu bahkan dinobatkan sebagai salah satu surga bawah laut terindah bagi para penyelam di Indonesia.

Faktanya, ekosistem terumbu karang di Laut Maratu tidak tumbuh secara alami. Ada peran aktivis lingkungan yang berdedikasi dalam penanaman terumbu karang. Salah satunya adalah Kelompok Perlindungan Lingkungan Maratha. Paguyuban masyarakat di Kabupaten Maratu ini didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga potensi sumber daya alam dan ekosistem di wilayah pesisir.

“Semua berawal dari sekelompok anak muda yang peduli menjaga lingkungan khususnya terumbu karang di Desa Payung-Ping, Kecamatan Maratu, Kabupaten Rao. Upaya ini sebenarnya sudah dilakukan oleh para pemuda di Maratu sejak tahun 2017. Namun yang kami lakukan adalah yang dilakukan masih belum terlihat di masyarakat. Ketua Kelompok Harian Maratu Perlindungan Lingkungan, Muhammad Elias mengatakan, “Kegiatan Kelompok Perlindungan Lingkungan Maratuwa menjadi satu-satunya yang menarik perhatian di tahun 2019.”

Pria berusia 39 tahun itu melanjutkan, “Sampai saat ini, anggota tim Maratua Peduli Lingkungan berjumlah sekitar 20 orang, yang sebagian besar adalah generasi muda. Bersama 20 orang ini, kami berhasil menanam terumbu karang di berbagai tempat di Maratu. Akibatnya, pantai-pantai yang tadinya tidak memiliki terumbu karang kini tertutup terumbu karang, ujarnya.

“Sebelum adanya Kelompok Perlindungan Lingkungan Hidup Maratu, kondisi terumbu karang di Maratu sempat terdampak di beberapa titik. Padahal, Maratu merupakan destinasi wisata. Hal inilah yang akhirnya menjadi motivasi kami untuk menanam terumbu karang di lebih banyak tempat di Maratu. ,” lanjut Elias.

Baca Juga  Jelajahi Istanbul, lihat kemegahan Hagia Sophia dan berburu patung kepala Medusa.

Sebagai referensi, terumbu karang di Indonesia termasuk terumbu karang terkaya di dunia. Dengan luas 2,5 juta hektar, terumbu karang Indonesia juga memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Di Indonesia setidaknya terdapat 750 jenis karang yang termasuk dalam 75 spesies. Selain perubahan iklim, kerusakan terumbu karang disebabkan oleh aktivitas penangkapan ikan yang merusak atau destruktif. Akibatnya, 30,4% terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi terdegradasi.

Kerjasama dengan BRI Peduli

iklan

Upaya konservasi terumbu karang kelompok Peduli Lingkungan Maratua terus diperkuat melalui kemitraan dengan BRI Peduli. Melalui program BRI Peduli Tumbuh dan hijauBRI berkomitmen untuk mendukung dan melindungi ekosistem laut dengan keanekaragaman hayati tertinggi dibandingkan ekosistem laut lainnya, melindungi pantai dan garis pantai, serta mengurangi pemanasan global.

Terima kasih BRI Tumbuh dan hijauPerlindungan Lingkungan Maratu Group semakin menonjol dalam menjaga sumber daya alam dan potensi ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir Maratu.

“Sekarang terumbu karang di Maratua sudah mulai banyak tumbuh. Bagi masyarakat Maratu yang mata pencaharian utamanya adalah menangkap ikan, ekosistem terumbu karang yang lestari mempunyai dampak positif tersendiri. Karena ikannya banyak, ikan para nelayan pun banyak. “Karena ekosistem terumbu karangnya lestari, kami berharap masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Maratu dapat bersama-sama menjaganya agar dampaknya dapat dirasakan oleh anak cucu kita di kemudian hari,” ujarnya. Elias

Wakil Direktur Jenderal BRI Katur Budi Harto mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari kerja nyata BRI dalam memerangi perubahan iklim, yakni melakukan penanaman pohon dan terumbu karang dalam program restorasi dan perlindungan ekosistem berkelanjutan. Implementasinya meliputi pengembangan desain program, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan dan pengumpulan data status pertumbuhan tanaman dan terumbu karang.

Baca Juga  Audi Sport Quattro langka yang akan dilelang, kemungkinan akan terjual seharga 10 miliar birr

BRI Peduli berharap kegiatan transplantasi terumbu karang dapat memberikan manfaat bagi kelestarian dan perlindungan alam khususnya ekosistem laut di Kepulauan Maratu. “Kami percayakan kepada masyarakat setempat untuk menjaga dan melindunginya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, BRI Peduli Grow & Green sebelumnya telah berhasil menanam 10.000 bibit mangrove di Kabupaten Muaragembong, Provinsi Bekasi, 2.500 bibit durian di Berau, Kalimantan Timur, dan 500 bibit mangrove di Desa Pulau Tidung, Kab. Kepulauan Seribu dan penanaman 2.500 bibit kopi, pinus, dan enau di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *