Kata Jokowi Presiden Boleh Ambil Kelas, Ini Reaksi Pertamadam, DEEP dan KontraS.

Uncategorized116 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi Pada Pemilu 2024, Presiden mendapat sorotan dari berbagai pihak setelah mengumumkan boleh berkampanye dan menyingkir.Bagaimana tanggapan Ormas?

Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem)

Direktur Masyarakat Pemilu dan DemokrasiMenginginkan), Khorunnisa Agustyati, mengkritisi pernyataan Jokowi yang menyebut presiden dan menteri boleh ikut pemilu asalkan tidak menggunakan lembaga pemerintah. Ia mengatakan, pernyataan tersebut berpotensi menjadi jaminan bagi Perdana Menteri dan seluruh pejabat di bawahnya untuk aktif berkampanye dan menunjukkan keberpihakan pada pemilu 2024.

Selain itu, pernyataan Jokowi berpotensi membuat proses pemilu penuh kecurangan, ujarnya. “Kami mendesak Presiden Jokowi untuk mencabut pernyataan bahwa Presiden dan para menteri dapat mendampinginya.”

Apalagi, Presiden Jokowi punya konflik kepentingan karena putra kandungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto. “Memang independensi struktur pemerintahan menjadi salah satu kunci mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis,” ujarnya.

Tulisdem mendesak Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu bersikap tegas dan bertanggung jawab dalam menyikapi dan menindak segala bentuk netralitas. Selain itu, mereka mendesak Tulisdem mengambil tindakan terhadap struktur pemerintahan dan bias pejabat pemerintah, yang jelas menguntungkan sebagian peserta pemilu.

Khoirunnisa mengatakan Bawaslu harus menindak segala tindakan yang menggunakan program dan tindakan pemerintah untuk menguntungkan peserta pemilu tertentu. Tulisdem mengimbau seluruh pemerintah daerah dan lembaga pemerintah menghentikan kegiatan yang menimbulkan bias terhadap salah satu pasangan calon. “Penyalahgunaan program pemerintah yang mendukung peserta pemilu tertentu,” ujarnya.

Respons Demokrasi dan Kemitraan Peningkatan Pemilu (DEEP).

Direktur DEEP Indonesia Neni Nur Hayati pun menanggapi pernyataan Jokowi. “Presiden sudah berkali-kali mengatakan tidak akan ada aktivitas seksual pada pemilu 2024. Tapi itu hanya sebatas mulut dan tidak diwujudkan dalam tindakan,” kata Nene dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 24 Januari 2024.

Baca Juga  Review Poco F4 GT

iklan

Nene mengaku tidak bisa menjamin Presiden Jokowi akan bersikap netral. Ia khawatir seluruh sumber daya energi, anggaran, dan program saat ini digunakan untuk mengalahkan putranya Gibran Rakabuming Raqqa. “Penyalahgunaan kekuasaan dalam pemilu sangat terasa. Apalagi presiden mempunyai kekuasaan dan wewenang yang terlalu besar,” kata Wakil Sekretaris Institut Seni dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Menurutnya, pernyataan Jokowi tersebut memicu konflik nasional dan menimbulkan ancaman serius bagi negara. “Presiden sudah kehilangan rasa malu dan tidak menghargai moralitas politik,” katanya. Menurut Nini, Presiden saat ini melakukan pekerjaan yang tidak diatur dalam konstitusi dengan mengalahkan salah satu calon. “Hal ini tentu akan mempengaruhi legitimasi dan kualitas pemilu yang jujur ​​dan adil,” ujarnya.

Tanggapan KontraS

Dimas Bagus Arya, Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan atau Kontras, mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengizinkan Presiden berkampanye dan mengikuti pemilu sangat tidak bermoral.

“Dalam siklus politik elektoral, peran presiden seharusnya meredam tensi politik dengan bersikap netral dan memastikan pemilu dilaksanakan secara adil dan bermartabat,” kata Dimas dalam keterangannya, Rabu, 24 Januari 2024.

Menurut Dimas, Jokowi melanggar etika politik dengan meremehkan sistem demokrasi di depan umum. Untuk itu, bersama Koalisi Masyarakat Sipil, ia memohon agar Jokowi mencabut pernyataannya. Presiden Dan menteri bisa berkampanye dan menolak salah satu calon.

IKHSAN RELIUBUN | ADIL AL HASAN

Pilihan Editor: Istana: Komentar Jokowi mengenai boleh tidaknya presiden menyingkir telah banyak disalahartikan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *