Jika ada pilot yang tertidur di pesawat, Batik Air berupaya menerapkan kebijakan istirahat yang cukup

Uncategorized50 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaCorporate Communications Strategist Batik Air Danang Mandala Prehantoro mengatakan Batik Air menerapkan kebijakan istirahat yang cukup sebelum bekerja bagi awak pesawatnya. Dia menjelaskan, kebijakan tersebut dirancang khusus untuk memastikan para awak kapal dalam kondisi baik fisik dan mental.

Batik Air akan mengikuti kebijakan istirahat yang cukup sebagaimana diatur dalam peraturan awak pesawat sebelum menjalankan tugas penerbangannya, kata Da Nang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 9 Maret 2024.

Ia mengatakan, kebijakan cuti awak pesawatnya bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menambah waktu cuti. Dengan kebijakan tersebut, Batik Air menyatakan ingin awak pesawatnya tetap aktif sebelum bekerja. “Ini merupakan langkah penting dalam upaya menjaga standar tertinggi keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Selain itu, Danang Batik Air menyatakan pihaknya melakukan peninjauan rutin terhadap seluruh operasional penerbangan. Dalam peninjauannya, Batik Air fokus pada detail operasional dan aspek keselamatan.

Beliau menyatakan bahwa keselamatan penerbangan adalah prioritas dan nilai inti yang tidak dapat ditawar. Batik Air selalu berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pengendali, awak pesawat, dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan standar keselamatan penerbangan, ujarnya.

Berdasarkan laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, pilot dan co-pilot Batik Air ID-6723 tertidur saat melakukan penerbangan rute Kendari-Jakarta pada 25 Januari 2024.

KNKT menemukan dugaan kelalaian

Berdasarkan laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, pilot dan co-pilot Batik Air ID-7623 tertidur selama penerbangan rute Kendari-Jakarta karena kelelahan. Pada 25 Januari 2024, keduanya mengemudikan Airbus A320.

Menurut KNKT, kejadian antara pilot Batik Air dan co-pilotnya yang tertidur selama penerbangan disebabkan oleh manual Personal Checklist atau biasa disebut IM SAFE. Daftar periksa pribadi menyatakan, “Saya dalam kondisi kesehatan fisik dan mental yang baik, bebas dari penyakit, obat-obatan, stres, alkohol, kelelahan, dan tekanan emosional.”

Baca Juga  Jalan Tol Meriwi sedang dalam perbaikan, Jasa Marga akan melakukan pengalihan lajur sementara.

Pasalnya, perusahaan penerbangan perlu melakukan checklist untuk memastikan karyawannya dalam kondisi baik sebelum melakukan penerbangan. “Penyidikan tidak menemukan petunjuk atau prosedur rinci terhadap pilotnya,” tulis KNKT terkait penyelidikan insiden Batik Air pada Sabtu, 9 Maret 2024.

KNKT menilai pilot dan co-pilot Batik Air belum bisa menilai kondisi fisik dan mentalnya dengan baik karena tidak adanya checklist. Oleh karena itu, KNKT menyarankan Batik Air Indonesia untuk mengembangkan manual checklist pribadi.

Selain itu, menurut KNKT, maskapai juga wajib mempertimbangkan kondisi aeromedis yang mungkin timbul akibat operasional penerbangan. Sebab, awak pesawat dituntut untuk tetap bekerja dan berusaha mempertahankan keterampilannya.

KNKT juga merekomendasikan agar seluruh pramugari yang bertugas melaporkan dengan jelas setiap permasalahan fisik maupun mental kepada atasannya masing-masing. Hal ini harus dilakukan agar tidak mengganggu keselamatan penerbangan.

Kronologi tidur pilot dan co-pilot

iklan

Pilot dan co-pilot awalnya menerbangkan pesawat PK-LUV BTK6724 (ID-6724) dari Sengkareng menuju Danderi pada dini hari. Selama persiapan penerbangan, kopilot memberi tahu pilot bahwa ia kurang istirahat. Pilot kemudian meminta kopilot untuk tidur dalam penerbangan menuju Kandari. Co-pilot terbangun sebelum pesawat mendarat di Kendari.

Pesawat tersebut mendarat di Kendari dan tetap membawa penumpang Kendari-Jakarta dengan nomor identitas ID-6723 atau BTK-6723. Pada titik ini, kopilot menjadi pilot reguler (PF) dan pilot menjadi pilot pemantau (PM). Ada 153 penumpang di dalam pesawat tersebut.

Pesawat terus menanjak hingga ketinggian 36.000 kaki. Pilot kemudian meminta izin kepada co-pilot untuk mendarat. Co-pilot kemudian mengambil kendali pesawat dan menggantikan pilot. Namun, tak lama kemudian co-pilot pun ikut tertidur.

Setelah 28 menit, ketika pilot terbangun, ia menyadari bahwa co-pilot telah tertidur, sehingga ia menarik pesawat keluar dari landasan. Berdasarkan jalur penerbangan yang dirilis KNKT, pesawat Batik Air mengudara di sekitar Sianjur atau Sukabumi.

Baca Juga  Jangan salah pilih, berikut 4 macam SPT Tahunan.

Pilot menanggapi panggilan dari pilot lain dan dari ACC Jakarta. Dia mengatakan mereka mengalami masalah komunikasi radio saat itu. Kemudian penerbangan dilanjutkan dan mendarat di Jakarta.

Kementerian Perhubungan menegur Batik Air.

Kementerian Perhubungan memberikan peringatan keras kepada Batik Airlines setelah pilot dan co-pilot tertidur selama penerbangan. Dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 9 Maret, Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Christy Endah Murni mengatakan: “Kami akan melakukan investigasi dan peninjauan terhadap operasional penerbangan malam di Indonesia mengenai pengelolaan risiko kelelahan pada Batik Air dan seluruh penerbangan. operator.” Pada tahun 2024

Christie Aah Murni mengatakan, maskapai penerbangan harus memperhatikan kualitas dan waktu istirahat pilot dan awak pesawat lainnya, yang mempengaruhi kewaspadaan penerbangan.

Selain itu, awak BTK6723 Batik Air telah ditangguhkan untuk penyelidikan lebih lanjut sesuai SOP internal. Selain itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga mengirimkan petugas pengendali penerbangan ke Safety Issues Investigation (RSI) untuk mencari sumber permasalahannya. Juga akan ada rekomendasi langkah mitigasi bagi operator penerbangan dan pengontrolnya terkait masalah ini. “Kami tegaskan, hukuman akan diterapkan berdasarkan temuan tim penyidik,” lapor Christie.

Menurut pengamat penerbangan Jerry Sojatman, permasalahan tidur pilot dan co-pilot perlu diatasi secara tuntas, serta pembenahan manajemen maskapai agar dapat melakukan perbaikan lebih lanjut. “Jika satu-satunya solusi adalah menjatuhkan sanksi terhadap pilot swasta dan manajemen maskapai penerbangan, saya tidak setuju,” kata Geary.

Pilihan Editor: Pilot dan co-pilot Batik Air tertidur saat mengemudikan pesawat, ungkap investigasi KNKT



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *