Jepang akan mewajibkan pemeriksaan TBC bagi wisatawan dari 6 negara, termasuk orang Indonesia.

Uncategorized162 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Jepang akan mewajibkan wisatawan asal Indonesia dan lima negara lainnya untuk menjalani tes tuberkulosis (TB) sebelum memasuki Jepang mulai tahun 2024.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Keizo Tami pada pekan lalu Asahi Shimbun. Menurut Menteri, jumlahnya banyak. Pasien TBC baru di Jepang dari enam negara tersebut.

Negara-negara tersebut adalah Filipina, Vietnam, China, Nepal, Myanmar, dan Indonesia.

Tami menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh Kozo Aquino, anggota koalisi yang berkuasa, Komeito, pada pertemuan Komite Majelis Tinggi untuk Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan.

Orang-orang di negara-negara tersebut wajib menjalani tes TBC di fasilitas medis yang ditunjuk oleh pemerintah Jepang sebelum bepergian ke Jepang. Jika hasil tes mereka positif, Jepang tidak akan memberikan visa kepada mereka.

“Kami sedang membuat pengaturan untuk menerapkannya sesegera mungkin,” kata Takimi. Kami berharap dapat memulai tahun keuangan berikutnya.

Menurut Kementerian Kesehatan, 10.235 pasien TBC baru akan terdaftar di Jepang pada tahun 2022. Di tahun Pada tahun 2021, jumlah kasus TBC telah turun di bawah 10 per 100.000 penduduk, menjadikan Jepang sebagai negara TBC dengan “prevalensi rendah” menurut klasifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, 11,9 persen pasien TBC baru berasal dari luar negeri, dan rasionya terus meningkat.

Orang-orang dari negara dengan tingkat TBC tinggi juga terlihat saat berada di Jepang. TBC yang resistan terhadap obat juga menjadi masalah di luar negeri.

Karena alasan ini, kementerian memutuskan untuk memperkenalkan ujian ini pada tahun 2018. Semula tes TBC dilaksanakan setelah 1 Juli 2020, namun ditunda.

Asahi Shimbun | MOFA.GO.JP

klik disini Untuk mendapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Kampanye di Makassar, Erlanga: Ayo Lanjutkan Bantuan Bulanan Rp 600 Ribu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *