Israel memerintahkan warga meninggalkan Gaza selatan, lalu mengebom tempat pengungsian.

Uncategorized80 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Tim Israel Dia memerintahkan warga lagi Palestina Untuk melepaskan sebagian area jalan Gaza Senin Selatan 4 Desember 2023 sambil melakukan serangan darat ke selatan. Namun, tentara Israel menjatuhkan bom di kawasan tempat warga mengungsi.

Tentara Israel merilis peta di media sosial pada Senin pagi, menandai seperempat kota Khan Younis dengan warna kuning sebagai daerah yang memerlukan evakuasi segera. Tiga anak panah mengarah ke selatan dan barat, memberitahu orang-orang untuk pergi ke pantai Mediterania dan Rafah dekat perbatasan Mesir.

Meskipun ada arahan, Israel terus melakukan pemboman besar-besaran sepanjang malam dan Senin dini hari. “Pemboman terburuk dalam perang saat ini terjadi di Gaza selatan,” kata juru bicara UNICEF James Elder, seraya menambahkan bahwa serangan udara terjadi setiap 10 menit.

Dia menulis di X: “Meskipun ada jaminan (dari Israel), serangan di Gaza selatan sama kekerasannya dengan yang terjadi di utara.”

Juru bicara militer Israel mengatakan dalam sebuah postingan berbahasa Arab di X bahwa jalan utama di utara dari Khan Younis “adalah zona perang” dan sekarang ditutup. Akses diperbolehkan di pinggiran barat kota, namun di Rafah, penangguhan aktivitas militer memungkinkan akses hingga sore hari.

Di Rafah, ledakan bom semalam meninggalkan lubang sebesar lapangan basket. “Mereka memberi tahu kami bahwa kami sedang tidur dan aman, kawasan aman, Rafah dan segalanya,” kata Salah al-Arja, salah satu rumahnya hancur di lokasi tersebut.

“Ada anak-anak, perempuan dan para martir,” katanya. “Mereka memberi tahu Anda bahwa ini adalah wilayah yang aman, namun tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza, itu semua adalah kebohongan dan penipuan.”

iklan

Setelah gencatan senjata sementara antara Israel dan Hamas berakhir pada hari Jumat, 1 Desember, pasukan Israel bergerak cepat dan jauh ke Gaza selatan. Mereka menguasai sebagian besar wilayah utara Gaza pada bulan November.

Baca Juga  Israel Serang Palestina, 3 Negara Kirim Kapal Perang ke Timur Tengah.

Israel mengatakan Hamas mengancam warga sipil dengan beroperasi dari wilayah sipil, termasuk terowongan yang hanya bisa dihancurkan oleh bom besar. Hamas membantah tuduhan tersebut.

Sekitar 80 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah meninggalkan rumah mereka akibat pemboman Israel. Pejabat kesehatan di wilayah pesisir mengatakan serangan Israel telah menewaskan lebih dari 15.500 orang, dan ribuan lainnya hilang dan dikhawatirkan terkubur di reruntuhan.

Israel mengatakan serangan itu bertujuan untuk melenyapkan penguasa Gaza, Hamas, sebagai pembalasan atas serangan lintas batas yang dilakukan kelompok itu pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 240 orang.

Reuters

Pilihan Editor: Israel menggerebek rumah Imam Masjid Al-Aqsa, dituduh sebagai bangunan ilegal.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *