Hasil laga uji coba: Timnas Indonesia kalah dari Libya 0-4

Uncategorized371 Dilihat

TEMPO.CO, JAKARTA – Timnas Indonesia Selasa 2 Januari 2024, tim asuhan Shin Tae-yong harus mengakui dominasi Libya pada laga uji coba pertama Piala Asia 2023 di Stadion Titanic Mardan di Antalya, Turki. Ahmed Ekrawa, Omar Al Khoja, Muhammad Al Qulayb, dkk Ala Al Qajdar Dia mencetak gol pada pertandingan itu.

Shin Tae-yong membentuk empat bek untuk menghadapi Libya. Duo bek tengah Rizki Rido dan Wahyu Prasetyo, serta Jacob Sauri di bek kanan dan Pratama Arhan di bek kiri. Di depan mereka ada Mark Cloke dan Ricky Cambuya.

Pelatih asal Korea Selatan itu menurunkan empat pemain menyerang di sayap, antara lain Rafael Struck dan Sadil Ramdani, serta Dendi Sulistian dan Dimas Drajad. Dengan strategi garis pertahanan yang tinggi, Indonesia mendapat peluang melalui Sadil Ramdani. Namun, tembakannya langsung mengarah ke kiper Libya Al Waheshi.

Libya mampu keluar dari tekanan dan memimpin pertandingan dengan strategi mengalirkan bola dengan cepat. Pada menit ke-6, Ahmed Ekrawa menerima umpan panjang dari bek Libya. Tendangannya masih melebar ke kiri gawang Siahrul Tisna.

Pada menit ke-25, Libya mencetak gol melalui Ahmed Ekrawa. Wahyu Prasetio memanfaatkan peluang gol yang terbuang dan memanfaatkan rebound hingga mencetak gol Siarul Tisna. 1-0 untuk keunggulan Libya.

Para pemain Indonesia berusaha keluar dari depresi usai gol tersebut. Meski beberapa kali melakukan pergerakan pemain Indonesia seperti Rafael Struck dan Yacob Sauri, ketatnya pertahanan pemain Libya membuat tim Garuda kesulitan melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Indonesia tampil lebih terbuka di babak kedua

Shin Tayong menggantikan seluruh pemain di babak kedua kecuali kiper Siahrul Trisna. Jordi Amat, Marcelino Ferdinand, Wittan Sulaiman, Iji Maulana Vikiri, Ido Febririanyah, Hoki Karaka, Ramadan Santata, Justin Huner, Ivar Jenner dan Adam Allis hadir.

Baca Juga  Selain kasus pembunuhan Veena, polisi masih berupaya mencari tahu soal meninggalnya Aksena di UI Deepok.

Perubahan yang dilakukan Shin Tae-yong membawa Indonesia unggul pada lima menit pertama babak kedua. Para pemain memanfaatkan lebar lapangan dan berani menguasai bola.

Oleh karena itu, pada menit ke-50, Witan Suleman menusuk ke kotak penalti dan memberikan penalti keras kepada Adam Alis untuk mencetak gol bagi Libya. Namun tendangan kerasnya berhasil dibelokkan oleh kiper Al Wahashi dan bola masih membentur area gawang.

Semenit berselang, Libya memanfaatkan kesalahan Marcelino Ferdinand di Ekrawa dan mencetak gol. Tendangan penalti pemain 34 tahun itu ditepis Siahrul Trisna.

iklan

Pada menit ke-53, Ekrawa menggandakan keunggulan lewat sepak pojok Libya. Namun wasit memutuskan pelanggaran itu terjadi sebelum bola masuk ke gawang Indonesia, dan gol tersebut dianulir.

Pada menit ke-57, barisan pertahanan Indonesia masih terlindungi. Ivar Jenner, Marcelino, serta Justin Huner dan Jordi Amat membiarkan penyerang Libya itu memainkan bola di depan kotak penalti Indonesia. Omar Al Koja mencetak gol untuk Siarul Trisna setelah menerima umpan dari Ekrawa. Mereka menang 2-0 di Libya.

Tak banyak peluang bagus yang diciptakan kedua tim hingga menit ke-80. Sebagian besar pertarungan terjadi di lini tengah dengan kekuatan besar. Pemain Libya telah mengajukan permohonan. Tekanan tinggi Bagi para pemain Indonesia yang mulai percaya diri dalam mengoper bola.

Di menit-menit akhir, Indonesia mengambil alih kendali permainan. Alih-alih mencari gol, Indonesia kembali mencetak gol pada menit ke-89. Mohamed Al Kulaib memanfaatkan kesalahan Justin Hunner dan mencetak gol Siarul Trisna. Mereka menang 3-0 di Libya.

Pada menit ke-92 Ayah mertua Geordie. Dia melakukan kesalahan dalam mengontrol bola. Ala Al Kajdar mencuri bola dan berhasil melepaskan tembakan dari tengah lapangan. Siahrul Trisna kehilangan pijakan dan tak mampu memblok bola ke arah gawang. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Libya.

Baca Juga  Okupansi Hotel di Yogyakarta Meleset dari Target Saat Libur Lebaran, Kenapa?

Sebelas baris pertama

Indonesia: Syahrul Tisna; Rizki Rideau, Wahu Prasetyo, Pratama Arhan, Jacob Sayuri, Mark Cloke, Ricky Kambuya, Sadil Ramdani, Dendy Sulistiawan; Dimas Drajad, Raphael Struick.
Pelatih: Shin Tae-yong

Libia: M. Al Waheshi, O. Saret, A. Yusuf, M. Kut, A. Fakrunshalah; D. Elfadli, Mukhtar A Shremi; F.A. Salama, O. Al Khoja, Mohamed Tabal; Ahmed Ekrawa.
Pelatih: Milutin Sredojevic

Pilihan Editor: Persiapan Timnas Palestina Jelang Piala Asia 2023 Terganggu Perang Gaza.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *