Hamas menolak usulan Israel untuk mengirim pasukan Arab ke Gaza.

Uncategorized40 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Gerakan Palestina Hamas Pada hari Sabtu, beberapa kelompok politik, termasuk Otoritas Palestina, menolak gagasan tersebut Israel Mengirim Tentara Arab ke Jalur Gaza.

Laporan aksio Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant, selama kunjungannya baru-baru ini ke Amerika Serikat, mengusulkan pembentukan tentara internasional dengan pasukan Arab, dua pejabat senior Israel melaporkan pada hari Jumat.

Usulan ini ia sampaikan untuk memperkuat hukum dan ketertiban di Gaza serta menjamin keamanan pengiriman bantuan kemanusiaan.

“Koalisi pasukan Palestina menolak usulan Israel untuk mengerahkan pasukan Arab di Gaza dan memperingatkan konsekuensinya,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut juga menggambarkan gagasan Israel sebagai jebakan dan kebohongan baru Zionis.

“Dalam meminta bantuan dari beberapa negara Arab, Israel, bersama dengan Amerika Serikat, berupaya menghindari kekalahan terburuk yang pernah mereka derita, dengan mengusir pasukan pendudukan dari kekacauan besar yang terjadi di Jalur Gaza,” kata pernyataan tersebut. kata pernyataan itu.

Selain Hamas, koalisi tersebut mencakup Jihad Islam Palestina, Front Pembebasan Palestina dan beberapa organisasi lain yang memiliki sayap militer sendiri.

Menurut para pejabat Israel, pasukan pimpinan Arab akan tetap berada di Gaza hanya untuk masa transisi. AS bertanggung jawab mengamankan pos sementara yang dibangunnya di sepanjang Jalur Gaza.

iklan

Para prajurit ini menemani konvoi bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan orang-orang yang paling membutuhkan dan memastikan mereka tidak rentan terhadap penjarahan.

Selain itu, Gallant meminta Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam pembentukan kekuatan multinasional ini, dan menekankan kepada Amerika Serikat bahwa dukungan politik dan material akan diberikan tanpa masuknya pasukan Amerika ke Jalur Gaza.

Seorang pejabat senior Israel menambahkan bahwa pejabat senior kementerian militer dan pertahanan Israel telah membahas masalah ini dengan perwakilan tiga negara Arab, termasuk Mesir, dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga  Anton Dosen di Ruang Mahasiswa Magister KIKA: Gelar dan Diploma konon sudah menjadi outlet komersial di kampus.

Pada hari Kamis, Mahkamah Internasional mengatakan Israel harus memastikan akses tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan dan semua layanan penting ke Jalur Gaza.

Pilihan Editor: Liga Arab Perserikatan Bangsa-Bangsa menolak resolusi AS di Gaza

Al Mayadin | SPUTNIK



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *