Guru perlu mengenali siswa yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan mental, berikut tanda-tandanya.

Uncategorized62 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Gejala kecemasan Kesehatan mental Siswa harus menjadi perhatian setiap guru. Guru Penting untuk mencermati setiap perubahan yang terjadi pada diri siswa agar dapat melakukan pencegahan terhadap tindakan bunuh diri.

Hal tersebut disampaikan psikolog sekaligus dosen program psikologi Universitas Brewijaya, Ulifa Rahma. “Penurunan prestasi akademik dan menurunnya minat bersekolah serta hubungan dengan guru dan teman juga harus disikapi,” ujarnya dalam webinar “Literasi Kesehatan Mental untuk Mencegah Bunuh Diri Remaja” pada Minggu, 17 Desember 2023.

Ulifah mengatakan, para perencana bunuh diri kerap menyiapkan surat wasiat dan menyerahkan orang yang mereka cintai. Mereka juga menulis atau menggambar tentang kematian atau bunuh diri, terutama karena mereka sering kesulitan mengungkapkan emosi yang kuat dengan kata-kata.

Menurut Ulifa, anak yang pernah melakukan percobaan bunuh diri juga berisiko mengulangi percobaan tersebut. Guru hendaknya memberi perhatian pada anak-anak yang baru saja mengalami kehilangan atau kehilangan, seperti perceraian atau perselisihan keluarga, kekerasan atau kekerasan.

“Tanda-tanda ini harus disikapi secara serius dan dewasa. Jangan abaikan ancaman pidana karena mengira itu hanya upaya untuk mencari perhatian,” kata Ulifa.

Menurut Ulifa, guru bisa mengambil langkah dengan mengajukan pertanyaan spesifik tentang apa yang mereka rasakan dan memberikan empati ketika pelaku mengalami tekanan emosional. Jangan lupa untuk memberikan dukungan yang tepat pada anak untuk mengatasi emosi dan pemicunya.

“Jika masih ragu, jangan menunggu lama lagi untuk menemui[psikolog/psikiater]profesional,” kata Ulifa.

Di sisi lain, Ulifa menilai penting bagi masyarakat, termasuk remaja, orang tua, dan guru, untuk memahami literasi kesehatan mental sebagai upaya preventif. Hal ini bertujuan untuk memberdayakan individu dengan pengetahuan, keyakinan dan sikap untuk mengidentifikasi faktor risiko atau penyebab, mengelola dan mencegah masalah kesehatan mental.

Baca Juga  Houthi mengizinkan 64 kapal melewati Laut Merah, klaim yang tidak ada hubungannya dengan Israel

Tanda-tanda yang harus diwaspadai

Menurut Ulifa, ada beberapa tindakan atau reaksi yang bisa terjadi ketika seorang anak atau remaja mengalami gangguan jiwa. Gejala-gejala ini termasuk menyakiti diri sendiri (menyakiti diri sendiri) seperti pemotongan kulit, pembakaran dan pemukulan pada bagian tubuh, keinginan bunuh diri (Pemikiran bunuh diri), kecanduan game dan pornografi, alkoholisme dan lain-lain.

iklan

kata Ulifa. Menyakiti diri sendiri Memang belum termasuk dalam kategori percobaan bunuh diri, namun perilaku tersebut dapat berkembang menjadi bunuh diri. Ada beberapa tanda kecenderungan bunuh diri pada remaja yang memerlukan perhatian segera, seperti berbicara tentang menjadi beban bagi orang lain, menarik diri dari keluarga dan teman, menunjukkan kemarahan, atau berbicara tentang balas dendam. Selain itu, perasaan cemas atau gelisah, serta peningkatan frekuensi konsumsi alkohol pada mereka yang sudah kecanduan.

Menurut pendiri Rumah Guru BK Anna Susanti, gangguan kesehatan mental pada remaja bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tekanan akademis, perubahan sosial, pengaruh media sosial, dan ekspektasi umum dari orang tua atau keluarga. Hal ini juga mengingatkan empat tanda yang harus diperhatikan pada remaja yang mengalami masalah kesehatan mental: perubahan suasana hati yang ekstrem, perubahan pola tidur dan makan, penurunan minat dan energi, serta perubahan perilaku termasuk isolasi dan perilaku mengganggu.

Catatan Editor:

Jangan anggap remeh depresi. Untuk bantuan krisis mental atau pencegahan bunuh diri:

Dinas Kesehatan Jakarta menyediakan psikolog gratis kepada warga yang membutuhkan konseling kesehatan mental. Terdapat 23 slot konsultasi gratis dengan BPJS di 23 Puskesmas Jakarta.

Anda dapat berkonsultasi secara online melalui laman https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id dan bila diperlukan dapat melakukan konsultasi lanjutan dengan psikolog di Puskesmas.

Selain Dicky Health Protection Office, Anda dapat berkonsultasi dengan institusi berikut:
Yayasan Pulih : (021) 78842580.
Telepon Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan: (021) 500454
LSM Jangan Bunuh Diri : (021) 9696 9293

Pilihan Redaksi: Masalah Bullying dan Kesehatan Mental Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta pelajar melakukan hal ini

Baca Juga  Review Poco F4 GT



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *