Gunung Leotobi dalam keadaan siaga tinggi; Ribuan orang mengungsi.

Uncategorized441 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPeningkatan aktivitas vulkanik Gunung Leotobi Laki-laki di Flores bagian timur memaksa 5.464 warga dievakuasi, termasuk anak-anak, ibu hamil dan penyandang cacat, di lima kecamatan yang terkena dampak letusan.

Lima kecamatan tersebut, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), adalah Wulangitang, Titehena, Demon Pagong, Ile Bura, dan Larantuka. Keadaan darurat telah diumumkan di wilayah tersebut sejak 1 Januari 2024.

Juru bicara lembaga tersebut, Abdul Muhari, memastikan status waspada masih berlaku hingga 14 Januari 2024. Pihak berwenang telah menaikkan tingkat kewaspadaan gunung berapi tersebut ke tingkat tertinggi, yaitu tingkat IV, yang melarang pergerakan apa pun dalam jarak lima kilometer dari kawah dan memerlukan evakuasi.

Menurut Abdul, 5.464 pengungsi tersebut terdiri dari 575 lansia, 312 anak, 118 ibu menyusui, 76 anak di bawah umur, 23 ibu hamil, dan 12 penyandang disabilitas. “Pengungsi terbanyak berasal dari Kecamatan Wulangitang dengan total 3.609 jiwa,” ujarnya, Kamis, 11 Januari 2024.

Abdul juga mengatakan, pemerintah daerah bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri telah mendirikan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi para pengungsi. “Pemerintah Negara Bagian Flores Timur bekerja sama dengan Bank NTT membuka donasi masyarakat untuk memberikan pelayanan kepada para pengungsi,” ujarnya.

ALIF ILHAM FAJRIADI

Pilihan Editor: 31 orang yang terjebak dalam letusan mendadak Gunung Leotobi telah berhasil dievakuasi.

Klik di sini untuk mencari tahu Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Sifat pasangan yang cemburu dan meracuni hubungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *