DKPP harus memecat Ketua KPU Hasim Asiari, kata Deep Indonesia

Uncategorized119 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaDirektur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEP) Indonesia Neni Nur Hayati mengatakan Dewan Etik Pemilu sebaiknya memberhentikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasim Asiyari.

“Sungguh menyedihkan dan lucu. “DKPP harus berani memutuskan memberhentikan Ketua KPU,” kata Neni menanggapi keputusan DKPP yang menyebut Hasim melanggar etika dengan menerima pencalonan Gibran Rakabuming Rakan pada pemilu 2024.

Menurut Neni, bukan kali pertama Hasim melakukan pelanggaran etik yang membuktikan dirinya telah merusak proses pemilu dan demokrasi. Jika hal ini terus berlanjut, maka akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu dan melegitimasi proses pemilu yang sudah dimulai.

“Jika kita tidak bisa netral dan tidak berpihak pada kepentingan politik tertentu, masyarakat akan meragukan penyelenggara pemilu,” kata Hasim.

Nini pun mendesak agar Ketua KPU mengakui kesalahannya dan mundur.

Sebelumnya hari ini, Februari. 5, DKPP mengumumkan Hasim Asiari dan anggota KPU yakni Beti Epsilon Idros, Mochamad Affifudin, Persaran Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Melaz melanggar kode etik dengan menerima pendaftaran putra sulung Presiden Joko Widodo. Putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden.

IKHSAN RELIUBUN

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Honda merevisi target penjualan sepeda motor listrik menjadi 4 juta unit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *