Brigade Hamas al-Qassam, pasukan khusus Israel yang bisa membuat roket sendiri

Uncategorized187 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta Konflik mulai 7 Oktober 2023 Hamas Vs Israel terus memanas. Salah satu kelompok yang berperan aktif dalam menghadapi Israel adalah Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, gerakan perlawanan Islam di Jalur Gaza.

Siapa sebenarnya Brigade Al Qassam Dan bagaimana mereka bisa menyerang Israel?

Profil Brigade Al-Qassam

Brigade Al-Qassam Didirikan pada tahun 1991 sebagai tanggapan terhadap penindasan Israel terhadap Palestina. Nama mereka diambil dari nama Syekh Izz al-Din al-Qassam, seorang pejuang Palestina yang tewas dalam pemberontakan tahun 1935 melawan penjajah Inggris. Brigade Al-Qassam mempunyai visi untuk membebaskan Palestina dari pendudukan Israel dan mendirikan negara Islam di Tanah Suci.

Dikutip dari situs Arsip situs webBrigade Al Qassam memiliki tiga cabang utama yaitu Cabang Militer, Cabang Keamanan dan Cabang Sosial.

– Cabang militer bertugas melatih, memperlengkapi, dan mengoordinasikan pasukan yang siap melawan Israel.

– Cabang Keamanan bertanggung jawab menjaga keamanan internal di Jalur Gaza dan mencegah infiltrasi musuh.

– Cabang Sosial bertugas memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Palestina yang terkena dampak konflik.

Brigade Al-Qassam dikenal sebagai prajurit yang disiplin, profesional dan pemberani. Mereka memiliki beragam senjata mulai dari senjata api, roket, ranjau hingga drone. Mereka memiliki unit khusus seperti unit roket, unit terowongan, unit komando, kapal perusak, unit antitank, dan unit antipesawat.

iklan

Struktur organisasi Brigade Al-Qassam yang rahasia dan terdesentralisasi membuat sulit untuk menentukan jumlah anggota, senjata dan sumber daya keuangan. Melaporkan dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) Lembaga pemikir yang berbasis di London

Salah satu keunggulan Brigade Al-Qassam adalah kemampuannya memproduksi dan menggunakan roket buatan sendiri. Roket-roket ini diberi nama sesuai nama Palestina seperti Roket Qassam, Roket Al-Bana, Roket Al-Quds, Roket Al-Aqsa, dan Roket R-160. Roket-roket ini mampu menjangkau beberapa kota Israel, termasuk Tel Aviv.

Baca Juga  Kronologi hilangnya pesawat di Kalimantan Utara

Pada tanggal 9 Oktober 2023, Brigade Al-Qassam melancarkan serangan besar-besaran ke Israel dengan menggunakan lebih dari 200 roket. Serangan tersebut merupakan balasan atas serangan udara Israel yang menewaskan puluhan warga sipil di Jalur Gaza.

Menurut sumber yang tidak diketahui, dia adalah anggota Brigade Al-Qassam ReutersKelompok ini telah membentuk unit khusus yang bertugas menyerang Israel dengan berbagai cara. Unit-unit tersebut antara lain unit roket, drone, ranjau laut, unit penembak jitu, penyusup darat, dan unit siber.

Menurut sumber yang dekat dengan Hamas, para pejuang kelompok tersebut telah berlatih di Gaza sejak konflik terakhir pada tahun 2021, terkadang melakukan latihan di depan mata. Latihan tersebut difokuskan untuk membangun permukiman Israel dan membangun pelatihan untuk menyerang mereka, kata sumber tersebut.

Ruang bersama bagi partai oposisi PalestinaKelompok tersebut, yang dipimpin oleh sayap militer Hamas dan Jihad Islam, memposting foto di saluran Telegramnya pada tanggal 28 Desember 2022, yang menunjukkan pelatihan untuk “serangan di belakang garis musuh,” termasuk pelatihan untuk menangkap pasukan Israel.

Pilihan Editor: Bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza berdiri di Rafah, profil penyeberangan Rafah.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *