BNPB menyebutkan 17.564 orang terdampak gempa Bawan Gresik

Uncategorized136 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Tini Suhariyanto mengunjungi lokasi terdampak. Gempa bumi Tanah berpusat di pesisir pantai Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pada hari ini, Minggu 24 Maret 2024, lokasi yang dikunjungi adalah Pulau Bowen, Provinsi Yunani.

Suharyanto tiba di Surabaya pada siang hari. Setibanya di Bandara Huanda, bersama akting. Gubernur Jawa Timur Suharianto bergegas menuju Pulau Bawen dengan helikopter untuk melihat dampak gempa.

Di Pulau Bowen, Kepala BNPB Mereka mengunjungi kamp pengungsi di desa Suwari. Selain itu, tim juga mengunjungi rumah-rumah, tempat ibadah, dan fasilitas pelayanan umum yang terkena dampak gempa untuk melihat situasi terkini dan memastikan upaya pencegahan bencana telah dilakukan dengan baik.

Dampak dari kondisi gempa saat ini

Berdasarkan hasil asesmen Kepala BNPB, sejak Jumat, 22 Maret, gempa yang berpusat di pesisir pantai Provinsi Gresik, Jawa Timur ini telah menyebabkan 17.564 orang luka-luka.

Pada Minggu, 24 Maret 2024, keterangan resmi BNPB menyebutkan, “Total pengungsi di Kabupaten Gresik yang berhasil didaftarkan BPBD Provinsi Jawa Timur hingga Minggu pukul 12.00 WIB adalah 6.277 pengungsi anak, 8.833 pengungsi dewasa, dan 2.454 pengungsi lanjut usia.”

BNPB mengatakan sebagian besar warga mengungsi bukan karena rumahnya rusak akibat gempa, melainkan karena trauma gempa susulan dan tsunami yang disebabkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Jawa Timur, tercatat 238 gempa bumi terjadi di wilayah 132 kilometer timur laut Tuban.

iklan

Menyikapi hal tersebut, BPBD Kabupaten Gresik mendirikan posko penanggulangan darurat gempa di Desa Dekatagung, Desa Lebak dan Aula Kantor Kecamatan Sankapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Baca Juga  Peresmian MPP Kolaka berpotensi menarik investor dan meningkatkan PAD.

Sementara itu, kajian cepat BPBD Provinsi Jawa Timur menghimpun kerusakan akibat gempa bumi di Provinsi Sidorjo, Provinsi Pamekasan, Provinsi Bojonegoro, Provinsi Lamongan, Kota Surabaya, dan Provinsi Tuban. Rusak ringan sebanyak 2.654 rumah, rusak sedang 1.177 rumah, dan rusak berat 779 rumah.

Gempa tersebut merusak 78 sekolah, 5 rumah sakit, 156 tempat ibadah dan 8 bangunan. Provinsi Jawa Timur mengoordinasikan BPBD untuk melakukan upaya tanggap darurat di lapangan dan mengirimkan bantuan berupa peralatan dan makanan kepada warga terdampak.

Bantuan untuk korban gempa

Dalam kunjungan tersebut, Suhariyanto memberikan bantuan secara simbolis dan melakukan pembicaraan dengan warga terdampak. Kepala BNPB memastikan rumah warga yang rusak akibat gempa akan dibangun kembali dengan kualitas lebih baik oleh pemerintah.

Pada hari Senin tanggal 25 Maret 2024 akan dilaksanakan rapat koordinasi percepatan penanganan gempa Bawean di kantor Bupati Yunani yang dihadiri oleh Pj. Gubernur Jatim dan para bupati/kota terdampak gempa Bawen.

Pilihan Editor: PPP PNPN mengajukan perkara PHPU setelah TPN diajukan ke Mahkamah Konstitusi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *