BMKG akan menyiapkan update cuaca untuk jalur pulang, berikut wilayah prioritasnya.

Uncategorized37 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaBadan Meteorologi, Iklim dan Geofisika (BMKG) Bersiaplah untuk menerapkan Teknologi Modifikasi Iklim (TMC) Menjelang akhir Idul Fitri 2024. Upaya mitigasi iklim ekstrem hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak atau darurat. Menunggu panggilan.

“Daerah dengan cuaca buruk. (Regional) Itulah yang dilakukan TMC. “Jika ada situasi tanggap darurat, maka TMC pasti akan dilakukan,” kata Guswanto, Wakil Direktur Meteorologi BMKG. di antara Senin, 1 April 2024.

Persiapan rekayasa iklim diputuskan Senin lalu dalam rapat koordinasi multisektor yang dipimpin Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadir Effendi. Menurut Guswanto, TMC diterapkan di jalan raya. pulang Dimana cuaca semakin buruk,

“Wilayah prioritas antara lain Sumatera Bagian Selatan, Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua,” ujarnya.

Wilayah prioritas tersebut berdasarkan analisis cuaca BMKG. Jelang Lebaran 2024 pekan depan, sejumlah wilayah berpotensi dilanda cuaca buruk, termasuk air pasang.

Pada tahap pertama sepekan menjelang Idul Fitri, tepatnya pada 3-9 April 2024, BMKG memprakirakan terjadi hujan sedang hingga lebat. Artinya, curah hujan akan berkisar 150-200 mm.

Sementara itu, gelombang laut di beberapa perairan diperkirakan meningkat hingga 1,25-2,5 meter. Cakupan wilayahnya meliputi Samudera Hindia bagian selatan. Situasi ini dapat mempengaruhi penyeberangan laut di pelabuhan Merak dan Bakauheni. Pelabuhan Gilimanuk juga berpotensi terdampak banjir.

iklan

Guswanto mendesak pemerintah daerah untuk aktif membicarakan kebutuhan daerah, terutama dalam hal keamanan iklim, untuk mengamankan arus mudik tahun ini. Pengawas wilayah dapat memberikan perubahan cuaca.

“Wisatawan atau operator transportasi diminta aktif mengecek informasi dan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.

Kementerian Perhubungan menyatakan jumlah pergerakan pemudik yang datang ke Tanah Air meningkat dalam rakor tersebut. Edisi 2024 Diperkirakan mencapai 193,6 juta orang. Jumlah tersebut setara dengan 71,7 persen penduduk Indonesia saat ini.

Baca Juga  Demonstrasi mendukung Palestina dan Israel diadakan dari Yerusalem hingga Bangladesh pada Jumat ini.

Arus mudik kali ini diperkirakan lebih ramai dibandingkan tahun 2023, ketika laju pergerakan manusia mencapai 123,8 juta jiwa. Puncak arus balik Idul Fitri 2024 diperkirakan terjadi pada 5-8 April 2024. Puncak arus balik terjadi pada 13-16 April.

Pilihan Editor: Alasan Penting Digitalisasi Zakat, Jaminan Penerima dan Pencegahan Penipuan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *