Bandara Minangkabau ditutup karena abu vulkanik

Uncategorized278 Dilihat

TEMPO.CO, Padang, Sumatera BaratOtoritas Bandara Internasional Minangkabau (BM) di Sumatera Barat membuka kembali bandara tersebut pada Sabtu menyusul penutupan sementara akibat dampak abu vulkanik di dalam bandara.

“Bandara terpaksa kami tutup pada Jumat (19 Januari) akibat erupsi Gunung Marapi akibat sebaran abu vulkanik. Tadi pagi setelah paper test hasilnya negatif, dan bandara sudah bisa dibuka kembali,” ujarnya. . kata Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang Kapten Maggie H. Helmiadi di Padang, Sabtu.

Mereka mengindikasikan bahwa tes kertas yang dilakukan pada Sabtu pagi pukul 06.00 menunjukkan hasil negatif. Berdasarkan pengumuman Airnav Indonesia kepada Armenia (NOTAM) No. B0117/24 NOTAMC B0115/24, bandara tersebut telah beroperasi sejak pukul 06.20 waktu setempat.

Meski demikian, tim tetap memantau dan memantau setiap perubahan situasi Gunung Marapi dengan melakukan observasi lapangan di wilayah sekitar bandara selama satu hingga dua jam.

“Di BIM, kami secara berkala melakukan pemantauan dan pengendalian dengan berkoordinasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan operasional penerbangan terlaksana dengan aman dan memberikan kenyamanan kepada penumpang,” komentar Helmiadi.

Menurut Kepala Kantor, jika penerbangan tetap beroperasi di tengah penyebaran abu vulkanik, maka akan masuk ke bandara dan menghalangi sistem pengatur kecepatan udara yang berperan penting dalam lepas landas dan mendarat. Selain itu, dapat mengganggu navigasi dan sistem elektronik lainnya.

Ia juga memperingatkan penyebaran abu vulkanik akan membuat landasan menjadi licin sehingga membahayakan operasional lepas landas dan pendaratan.

Terakhir, abu vulkanik dapat mempengaruhi pengoperasian mesin (kompresor turbin) pada pesawat sehingga dapat menyebabkan inefisiensi, kata Helmiadi.

di antara

Pilihan Editor: 5 negara terkecil di dunia

klik disini mencari Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  5 Drama Korea tentang Pelaut dan Nelayan, Hometown Cha-Cha-Cha salah satunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *