Australia mencabut kebijakan anti-dumping dari Indonesia pada kertas fotokopi A4.

Uncategorized61 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta dari Australia Dalam keputusan yang dikeluarkan pada 26 Februari 2024, pemerintah mencabut kebijakan antidumping terhadap impor kertas fotokopi A4 dari Indonesia.

Budi Santoso, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, mengatakan pemerintah Indonesia berhasil membujuk pemerintah Australia. Anti-limbah Kebijakan impor produk kertas foto copy A4 tidak relevan dengan Pasal VI General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) 1994 dan Anti-Dumping Agreement.

“Mengingat ketidakmampuan industri dalam negeri Australia untuk berproduksi, keputusan Australia untuk menarik tindakan anti-dumping adalah tepat. [A4 copy paper]kata Budi dalam keterangan tertulis. waktu pada hari Selasa.

Direktur Keamanan Perdagangan Kementerian, Nathan Cambuno, mengatakan keputusan tersebut sudah mundur sejak tanggal 5 Mei 2023, sehingga pelaku komersial dapat mengajukan pengembalian dana tindakan anti perkebunan terhadap produk yang diekspor setelah tanggal tersebut.

Nathan mengimbau para pelaku usaha melihat pencabutan tindakan anti-dumping sebagai peluang untuk meningkatkan ekspor kertas ke Australia, mengingat daya saing produksi Indonesia di negara tersebut. Sebelumnya, ekspor kertas fotokopi A4 Indonesia ke Australia mengalami penurunan sebesar 14,7% menjadi 59,7% dalam beberapa tahun terakhir akibat penerapan kebijakan anti dumping. Di tahun Pada tahun 2022, jelas Nathan, nilai kertas fotokopi A4 yang dikirim ke Australia hanya sebesar $8 juta, turun signifikan dibandingkan tahun 2019 sebesar $19 juta.

Nathan mengapresiasi kolaborasi aktif antara Direktorat Keamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan dengan pelaku usaha dan asosiasi. Ia mengatakan, kerja sama ini menjadi kunci keberhasilan Indonesia dalam menerapkan langkah anti-tambang.

Indonesia merupakan salah satu produsen kertas terbesar di dunia. Di tahun Pada tahun 2022, produksinya mencapai 11,9 juta ton dan menduduki peringkat keenam dunia. Salah satu perusahaan kertas fotokopi A4 terbesar di Indonesia adalah Sinar Mas Tjiwi Kimia.

Baca Juga  7 Daftar penyakit mata yang ditanggung BPJS Kesehatan

DESTY LUTHFIANI

Pilihan Editor: Terlambatnya penerbitan izin impor daging sapi menyebabkan harga naik karena stok yang sedikit

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *