Akun Kemhan Pakai Hashtag Prabowo-Gibran, Hasto PDIP: Bukan Kebetulan.

Uncategorized189 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta -Akun media sosial resmi Kementerian Pertahanan Prabowo Subianto belakangan ini menjadi pusat perhatian. Akun tersebut di unggah beberapa hari yang lalu Kementerian Pertahanan Unggah postingan dengan hashtag PrabowoGibran2024. Saat ini, Prabowo mencalonkan diri sebagai calon presiden dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakilnya.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Hasto Christianto menilai kejadian tersebut bukan suatu kebetulan. Menurut dia, apa yang disebut-sebut salah ketik oleh pengelola rekening merupakan bukti penyalahgunaan lembaga pemerintah.

“Dari keterangan resmi memang ada kekeliruan, tapi bagi kami itu bukan kebetulan. Jadi semua orang merasa semuanya digunakan untuk kebutuhan elektoral Pak Prabowo. Masyarakat sudah mencatat,” kata Hasto di kediaman Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa sore, 23 Januari 2024.

Selain itu, tidak hanya akun media sosial Hasto, tapi juga Prabowo yang menilai anggaran pertahanan pemerintah disalahgunakan. “Kalau kita lihat penyalahgunaan anggaran pertahanan negara, buktinya PT Teknologi Milita Indonesia, PT Agro Industri Nasional didirikan untuk food estate,” ujarnya.

Sementara itu, Hasto mengatakan, segala taktik yang dilakukan Prabowo untuk memenangkan Pilpres atau Pilpres 2024 berarti ia tidak akan mendapatkan kekuasaan. Hasto menyebutkan filsafat di Indonesia.

“Mereka yang paling bersemangat mengejar kekuasaan pada sumber daya filosofis negara tidak akan menemukan kekuatan itu. “Lambang kekuasaan ada pada orang yang rendah hati, orang yang bekerja untuk masyarakat, orang yang membangun komitmen berdasarkan etika dan perilaku yang baik,” kata Hasto.

Twitter Kemant dilaporkan ke Bawaslu

iklan

Koalisi Masyarakat untuk Pemilu Bersih melaporkan dugaan pelanggaran pemilu tersebut ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu yang mengunggah cuitan dengan tagar Prabowo Gibran 2024 di akun X Kementerian Pertahanan.

Baca Juga  Audi Sport Quattro langka yang akan dilelang, kemungkinan akan terjual seharga 10 miliar birr

“Di hastagnya ada Prabowo-Gibran2024. Kami kira ada tuduhan menggunakan lembaga negara karena tagarnya Kementerian Pertahanan,” kata anggota serikat pekerja Ibnu Syamsu Hidayat di gedung Bawaslu, Selasa, 23 Januari 2024.

Kuasa hukum Temis Indonesia menjelaskan, fungsi akun media sosial Kementerian Pertahanan bukan untuk mengkampanyekan salah satu pasangan yang berlaga di Pilpres 2024.

Artinya, kami menganggap penggunaan tagar Prabowo-Gibran 2024 ilegal, kata Ibnu. Pelanggaran tersebut diatur dalam Pasal 280, Pasal 282, Pasal 283 UU Pemilu. “Kami berharap Bawaslu menindaklanjuti hal ini,” kata Ibnu.

Menurut Ibnu, permintaan maaf Kementerian Pertahanan usai cuitan #PrabowoGibran2024 tidak menghapus dugaan pelanggaran pemilu. “Karena itu bukan sekedar kejahatan yang disengaja, itu nyata dan sudah disebarkan dengan bukti-bukti yang benar-benar ada,” ujarnya.

Pilihan Editor: Kata-kata Kak Emin dalam mendukung Kementerian Pertahanan dan kegiatan sukarelawan Eric Tohir Hashtag 02



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *