Aksi unjuk rasa di depan kantor KPU berlangsung ricuh.

Uncategorized198 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ratusan pengunjuk rasa bentrok dengan petugas polisi saat unjuk rasa digelar di depan kantor KPU (KPU) Jumat sore, 1 Maret 2024.

Dua kelompok massa menggelar orasi di depan kantor KPU Jakarta Pusat sejak pukul 15.00 WIB. Salah satu kelompoknya menamakan dirinya Koalisi Rakyat Mengagat. Kelompok ini menolak hasil tersebut pemilu 2024 Karena mereka menuduhnya melakukan penipuan.

“Hentikan kecurangan pemilu. Pecat seluruh komisaris KPU,” demikian bunyi salah satu spanduk yang dipajang para pengunjuk rasa.

Sementara kelompok lainnya menamakan dirinya Gerakan Mahasiswa untuk Demokrasi. Pertanyaan mereka menolak wacana hak mengusut kecurangan pemilu karena dapat menimbulkan kekacauan.

Aksi tersebut terjadi saat KPU menggelar rapat paripurna pemungutan suara lokal dan luar negeri untuk Pemilu 2024. Namun tiba-tiba dia melangkah ke tengah panasnya malam. Pukul 17.50 WIB massa mulai bergesekan dengan petugas polisi yang meminta bubar. Kerumunan mulai membakar ban.

Massa menolak untuk bubar. Adu mulut dan saling dorong terjadi di luar pagar kantor KPU. Satu atau dua botol telah terlempar. Di seberang jalan, mobil komando reli berusaha menenangkan massa. Sekitar lima belas menit konflik. Akhirnya massa bubar.

iklan

Sejumlah aksi unjuk rasa digelar di DPR RI hari ini. Polres Jakarta Pusat mengerahkan 2.590 anggota gabungan dalam aksi unjuk rasa bertajuk ‘Aksi Rakyat untuk Geruduk DPR RI’ di depan Gedung DPR/MPR RI Gatot Suroto Tanah Abang.

Kapolres Jakarta Pusat Kompol Susatyo Purnomo Kondro mengatakan, satgas gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda Diki dan instansi terkait lainnya. Beberapa agenda terkait hasil pemilu 2024.

Massa Persatuan Rakyat Solo Raya menggelar aksi damai di depan kantor Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Jumat, 1 Maret 2024. Aksi tersebut digelar menanggapi dugaan kecurangan pada pemilu 2024.

Baca Juga  Kebiasaan khusus Alexandra Daddario saat bepergian

EKA YUDHA SAPUTRA | Septia ryanti | di antara

Pilihan Redaksi: Jokowi Dikecam Usai Anugerahi Gelar Jenderal Kehormatan TNI kepada Prabowo, KontraS: Judul Tak Pantas



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *