PSMS Medan Akan Benahi Lini Serang dan Pertahanan ketika menghadapi Bhayangkara FC

MEDAN,MEDIASUMUT.COM – Skuat PSMS Medan menjalani latihan rutin usai melakoni laga perdana kontra Bali United di Lapangan Kebun Bunga, Medan, Senin (26/3/2018).

Pelatih Djajang Nurdjaman mengatakan porsi latihan hari ini hanya untuk recovery training dengan intensitas rendah.

“Ya latihan kita hari ini hanya recovery training. Artinya latihan dengan intensitas low. Tujuan untuk hanya membuang asam tubuh. Kemudian bagi yang tidak main kita buat latihan conditioning artinya supaya fisiknya tetap terjaga. Namun bagi pemain yang main 90 menit tidak latihan conditioning hanya stretching saja,” katanya.

Ia menjelaskan waktu yang ada sebelum menghadapi jawara Liga 1 musim lalu Bhayangkara FC pada 30 Maret mendatang. Akan banyak mengevaluasi lini penyerangan yang belum begitu tajam

“Evaluasi yang sangat menonjol sisi penyelesaian akhir, begitu banyak peluang yang diciptakan tapi tidak bisa mencetak gol. Kalau saja bisa tenang dan bisa cetak gol mungkin hasilnya akan berbeda. Secara face to face saya juga sudah bilang ke anak-anak,” sebutnya.

Selain lini penyerangan, kala menghadapi Bali United, bahkan Djanur membeberkan berulang kali untuk ingatkan wing back untuk tidak meninggalkan posnya. Namun hal tersebut menjadi petaka bagi kekalahan tim

“Saya sudah berulang kali memberikan warning kepada dua wing back. Sudah diingatkan dari babak pertama dan kedua bahkan di kamar ganti saya sampaikan Ucil (Fredyan) jangan naik. Saya sudah takut dan perkirakan serangan mereka soalnya dari kiri kanan kiri kanan. Begitu saja model mereka. Harusnya bisa diantisipasi. Lini pertahanan juga yang akan kita evaluasi segera,” tegas Djanur.

 

Lebih lanjut, ia menyebutkan pastinya akan ada perubahan pascacederanya Fredyan di pertandingan lalu.

“Mungkin akan ada perubahan komposisi mengingat ucil kondisinya seperti itu,” pungkasnya.