Di Ciduk Lantaran Hilangkan Uang Hasil Sabu

(foto ilustrasi) 


Mediasumut.com, Banda Aceh-​PENGEMBANGAN kasus penculikan tersebut tidak berhenti meski dua tersangka sudah diciduk. Ternyata dari mulut para tersangka yang sudah dibekuk itu bergema nyanyian baru yang mengarah pada terkuaknya kasus lain, yaitu jaringan sabu.



Menurut Badrid alias Ilham, ternyata dia dan M Isa menculik Alamsyah untuk mengambil uang tebusan Rp 250.000.000 dan uang itu akan diserahkan kepada seseorang bernama Rusli Ibrahim (45), warga Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

“Pada hari yang sama, sekira pukul 05.00 WIB bertempat di rumahnya, di Gampong Laksana, anggota juga membekuk Rusli,” kata Misbah.

Lantas, siapa Rusli yang ditangkap terakhir dalam kasus ini. Menurut keterangan Kombes Pol Misbahul Munauwar, Rusli adalah seorang pedagang, ia mengakui dirinya yang meminta Badrid untuk segera mengembalikan uangnya. Menurut polisi, uang itu disebut-sebut hasil penjualan sabu-sabu yang telah dihilangkan oleh Alamsyah. “Unik ini memang kasusnya, ada kaitan dengan narkoba,” kata Misbah.

Dari keterangan dan wawancara dengan Kombes Pol Misbahul, ia baru bisa menjelaskan panjang lebar soal penculikan, sedangkan untuk kasus narkoba yang ditengarai berkaitan dalam kasus itu–termasuk bagaimana uang hasil sabu-sbu–itu bisa hilang, digunakan atau dibawa lari oleh korban (Alamsyah), masih dalam pengembangan lebih lanjut.

“Sekarang sedang dikembangkan, nanti kalau sudah ada keterangan lebih lanjut akan segera saya sampaikan,” kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.(ms) 


Sumber: serambiindonesia