Dana Desa Batu 12 Kabupaten Sergai “Diselimuti Kabut”

Sergai,-Mediasumut.com

upsi dan dugaan Mark Up atas pembuatan RAB pembangunan sarana dan prasarana Desa di Kabupaten Serdang Bedagai “Diselimuti Kabut” dan menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.

Perbincangan itu membahas tentang maraknya dugaan korupsi dan dugaan Mark Up atas pembuatan RAB di bidang pembangunan sarana prasarana di beberapa Desa di Kabupaten Serdang Bedagai.

Dugaan korupsi dan dugaan Mark Up itu terlihat dibeberapa Desa di Kabupaten Serdang Bedagai, diantaranya Desa Batu 12 yang sudah menjadi viral di media sosial. Hangatnya perbincangan tentang dugaan Korupsi dan dugaan Mark Up di Desa Batu 12 itu seakan membuat Kepala Desa Batu 12 menjadi kepanasan pada salah seorang Wartawan ONLINE.

Ungkapan itu disampaikan Kepala Desa Batu 12 saat awak media mengkonfirmasikannya melalui telepon dan mempertanyakan surat konfirmasi yang dilayangkan ke Kantor Desa Batu 12 itu. Tetapi jawaban pihak Kepala Desa Batu 12 menjawab sedang berada di Polres Serdang Bedagai untuk menemui Kapolres guna melaporkan salah seorang wartawan yang diduga telah mencemarkan nama baiknya di media sosial.

Jawaban Kepala Desa Batu 12 ini seakan membuat awak media  menjadi bingung sebab jawaban pihak Kepala Desa batu 12 menjadi melantur. Sehingga surat konfirmasi tentang dugaan Korupsi dan dugaan mark Up pembangunan tembok penahan tanah di Dusun III yang panjangnya 1384 meter dan tinggi 0,70 meter dengan ketebalan mencapai 0,275 meter menelan biaya sebesar Rp 429.462.000,- itu diduga sengaja di bungkamkan.

Sikap seperti ini seakan menjadi budaya beberapa pejabat Pemkab Sergai yang selalu mencoba mengalihkan fakta dan merasa sepele dengan investigasi beberapa kontrol masyarakat di Kabupaten Sergai yang selalu mempertanyakan dugaan korupsi dan dugaan Mark Up atas penggunaan Dana Desa itu. (SU1)