Romo Alergi Dan Melecehkan LSM Dan Wartawan Di Duga Romo Mencuri Anggaran Dana Desa Yang Ia Kelola

Mediasumut.com,-Sergai
Terkait kelanjutan berita kali kedua mengenai Kepala Desa (Kades ) Batu 12 tentang dugaan penyalah gunaan dana Desa (DD.) dengan bangunan fisik penimbunan jalan dengan biaya Rp 137659819 dan tembok penahan tanah (TPT) Rp 429462000 yg berada di dusun 3 Desa Batu 12 Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai
Romo Boru Sinaga sebagai Kepala Desa Batu 12 tersebut sangat alergi terhadap rekan Wartawan dan LSM yang hendak mengkonfirmasi tentang Dana Desa yang dia kelolah, bahkan Romo pun  sulit utuk di telpon apa lagi di temui, ketika tidak sengaja bertemu awak media dan LSM Romo pun lari dan sembunyi,  kecurigaan rekan Wartawan dan LSM terhadap Romo semangkin kuat,tentang adanya dugaan pencurian Dana Desa yang dia kelolah di Desanya sendiri, seolah takut di minta keterangan utuk melengkapi pemberitaan dan sebagainya oleh rekan Wartawan dan LSM.
Bukan hanya itu laporan dari warganya yang tidak ingin namanya di sebutkan , Romo sebagai Kepala Desa itu malah jarang sekali masuk Kantor soal urusan surat menyurat malah lebih banyak di lakukan di rumah kediamanya sendiri ini mencerminkan ketidak disiplinan sebagai Kepala Desa yang harus di beri ketegasan oleh Camat Kecamatan Dolok Masihul bila perlu Bupati Kabupaten Serdang Bedagai yg telah melantik beliau sebagai Kepala Desa
Saat pertemuan di lakukan di Kecamatan  Dolok Masihul diruangan KASI PMD senin ( 05/02) utuk mendapatkan informasi dengan mengkonfirmasi Kepala Desa tersebut Ketua DPC LSM PENJARA INDONESIA Hulman Hutabarat  sangat terlecehkan oleh Romo yg seketika itu mengucapkan langsung kepadanya ” aah…mereka – merka ini. membuat susah dan membuat repot saya saja.” ucapnya dengan lantang.
LSM PENJARA INDONESIA Hulman hutabarat  saat di konfirmasi Media mengatakan” sepertinya Kepala Desa Batu 12 Kecamatan Dolok masihul Kabupaten Serdang Bedagai sangat alergi terhadap LSM dan Wartawan saya telah menjalankan tupoksinya srbagai sosial kontrol yang mana terpantau adanya pengerjaan anggaran dana desa 2017 yang masih di kerjakan di bulan januari 2018 dugaan kami Romo sebagai Kades tersebut menutupi proyek pengerjaan Dana Desa yang di duga bermasalah dan ini akan kami pantau terus dari Desa, Kecamatan , Kabupaten, Provinsi bahkan sampai pusat” tegasnya
(RONY)