Masyarakat Lingkungan Satu Harapkan BPBD Tebing Tinggi  Realisasikan Janji Beri Bantuan

TebingTinggi,Mediasumut.comPasca banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi, Sabtu 2-3/12/2017 yang lalu, yang mengakibatkan jebolnya benteng sebagai penahan banjir di Gang Masjid Alfalah Lingkungan I Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan hingga saat ini masih menimbulkan rasa cemas ditengah – tengah masyarakat yang khawatir jika banjir datang lagi.

Selain benteng yang berada di Gang Masjid, di Lingkungan I juga terdapat satu lagi keberadaan benteng yang lokasinya di Gang Benteng dan sangat berdekatan. Benteng yang terdapat di Gang Benteng inipun tak luput menjadi perhatian yang serius bagi masyarakat setempat dan sekitarnya, karena dikhawatirkan benteng akan jebol jika banjir terjadi lagi. Peristiwa banjir yang terjadi pada saat itu mengakibatkan benteng di Gang Masjid akhirnya jebol karena derasnya terjangan air yang kemudian dengan leluasa masuk menggenangi rumah – rumah masyarakat dengan ketinggian air sekitar dada orang dewasa, sementara di Gang Benteng, ketinggian air melampaui benteng dan airpun masuk melalui rembesan benteng yang terbuat dari tanah sehingga menimbulkan lobang – lobang.

Menurut keterangan Khairul Anwar selaku Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Karya Jaya kepada Awak Media ini, Minggu 7/1/2018 mengatakan, bahwa pada saat terjadinya banjir dan benteng jebol, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi Wahid Sitorus meninjau langsung ke lokasi jebolnya benteng di Gang Masjid Alfalah dan berjanji dihadapan masyarakat dan Kepling akan memberikan bantuan tanah timbun sebanyak 2 Dum Truk untuk dijadikan benteng, namun janji itu hingga saat ini telah memasuki Tahun 2018 belum juga direalisasikannya,” katanya.

Khairul Anwar yang akrab disapa Rio ini mengatakan, karena bantuan dari BPBD yang tidak kunjung datang, maka masyarakat melakukan swadaya dengan bergotong royong membangun kembali benteng yang jebol, namun masih ada sekitar 15 Meter lagi yang belum dibangun karena ketiadaan dana,” jelasnya.

Khairul mengingatkan, agar BPBD maupun Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi tidak hanya memikirkan persoalan tanggul yang ada dipinggiran sungai saja yang diperhatikan, tapi pikirkan juga benteng yang jebol di Lingkungan I,” ujarnya. (Alfian Haris)