Parah Bah… Siswi SMP Ini di Tidurin Tiga kali sehari Oleh Mbah Ridwan

(foto ilustrasi) 



Mediasumut.com  – Kasus pencabulan oleh orang terdekat kepada anak di bawah umur kembali terdekat kembali terjadi dan membuat geger warga.



Kali ini dilakukan oleh seorang kakek di Lamongan. Dia tega mencabuli RA (13).

Ironisnya, bocah siswi SMP tersebut adalah tetangganya sendiri.

Sang kakek itu adalah Ridwan (66). Dia warga Desa Kudikan, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

Di usianya yang sudah udzur, dia seharusnya memperbanyak amal kebajikan untuk bekal di akhirat.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya, kakek dengan enam cucu malah tega menyetubuhi RA, anak yang masih duduk di bangku SMP kelas X dan tinggal di samping rumahnya

Atas perbuatan cabulnya, Mbah Ridwan diamankan warga Desa Kudikan Kecamatan Sekaran.

Usai melakukan hubungan badan dengan korban, RA (13) untuk yang ketiga kalinya, Selasa (2/1/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.

Hubungan layaknya suami istri dilakukan di rumah kosong milik Sukinah yang tidak jauh dari rumah pelaku.

Setelah digerebek dan diamankan warga, Mbah Ridwan lalu diserahkan ke polisi.

Kisah amoral nan memilukan itu bermula, ketika korban malam itu sedang makan malam bersama ibunya SN.

Usai makan, korban keluar rumah sekira pukul 19.30 WIB.

SN merasakan ada yang ganjil karena hingga tengah malam anaknya tak kunjung pulang.

Dia kemudian mencoba mencari keberadaan korban dan memanggil nama korban hingga berkali-kali kali.

Korban kemudian merespon panggilan ibunya dan berteriak memanggil nama SN.

Nah, pada saat bersamaan, SN melihat Ridwan yang sedang berjalan keluar dari rumah kosong yang berada di samping rumah korban.

Padahal tidak biasanya pelaku yang rumahnya berjarak enam rumah dari tempat tinggalnya berada di rumah kosong tersebut.

Yang membuat saksi makin curiga adalah, anaknya ternyata berjalan mengikuti di belakang pelaku.

Sebagai orangtua, SN berusaha mencoba mencari tahu ada apa korban keluar dari rumah kosong bersama pelaku.

Betapa kagetnya, ketika RA menceritakan semua apa yang barusan dilakukan dengan pelaku.

“Saya benar-benar kaget dan tak percaya waktu istri saya cerita soal kejadian itu,” ungkap Dr, orang tua korban kepada Surya saat dimintai keterangan di Mapores Lamongan.

Perasaan Dr makin mendidih saat putrinya itu mengakui, bahwa dirinya sudah tiga kali diajak mbah Ridwan berhubungan intim.

Akhirnya, malam itu juga orangtua korban didampingi sejumlah warga mencari pelaku ke rumahnya.

Sempat bersih tegang, karena pelaku tidak mengakui dan menganggap korban telah berbohong.

Pelaku akhirnya didesak warga dan akhirnya mengakui semua perbuatannya.

Malam itu juga, kakek beranak tiga ini diserahkan ke Polsek Sekaran dan langsung dilayar ke Polres Lamongan.

Mbah Ridwan yang tak bisa berkutik mengakui semua perbuatannya.

“Namung ping tigo (hanya tiga kali) saya melakuan itu (hubungan badan),” akunya.

Ridwan mengungkapkan, ia melakukan hubungan badan dengan korban bukan karena pemaksaan.

Mulanya hanya sekadar menciumi korban hingga akhirnya kebablasan.

Persetubuhan hingga berulang tiga kali itu dilakukan dalam kurun waktu hanya sembilan hari.

“Nggih tiga hari sekali,” katanya.

Ridwan mengakui masih punya istri, namun usianya sudah cukup udzur.

Bahkan tidurnyapun diakui sudah di kamar masing-masing alias pisah ranjang.

Sementara berhubungan badan dengan RA, hanya dilakukan sekadarnya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan, Aiptu Sunaryo SH dikonfirmasi Surya mengungkapkan, Ridwan sudah ditetapkan sebagai tersangka karena ada bukti permulaan yang cukup.

“Adanya kekawatiran tersangka melarikan diri atau mengulangi perbuatannnya, maka pelaku sesuai dengan hukum acara pidana kita tahan,” tegasnya.

Ada unsur ancaman kekerasan membujuk anak dibawah umum untuk melakukan persetubunan dan atau perbuatan cabul dengannya.

Tersangka dijerat pasal 81 ayat (1) dan atau 82 ayat (1) UU RI No 35 th 2014 atas perubahan UU RI No 23 th 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuhnya. (bangkapos)