Di Suruh Ambil Sepatu,  Eh Malah Bocah Ingusan Ini di Bawak ke Semak Semak….. 

MEDISUMUT.COM, BANDAR LAMPUNG– Dibohongi Ambil Sepatu, Gadis SMP Malah Dibelokkan ke Tanah Kosong lalu Dibeginikan 8 Pemuda.



Menjaga diri dan pergaulan harus dilakukan setiap orang, terutama anak-anak remaja yang masih labil emosi dan psikologinya.

Orangtua juga harus selalu mengingatkan pentingnya membawa diri dan bergaul dengan orang lain. 

Jangan sampai hal-hal buruk yang tak diinginkan terjadi, seperti yang menimpa remaja perempuan di Bandar Lampung ini.

Gadis SMP di Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung mengalami hal pahit. Lebih pahitnya lagi, perbuatan tak senonoh itu dilakukan oleh teman-temannya sendiri.

Apa yang dilakukan para remaja tersebut sungguh di luar akal sehat dan sangat mengkhawatirkan dunia anak.

Awalnya sang remaja menjalin percintaan dengan anak baru gede yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.

Entah dirasuki apa, sang remaja mengajak teman-temanya untuk melakukan perbuatan yang tidak pantas terjadap kekasihnya.

Tidak tanggung-tanggung tujuh orang temanya diajak untuk melakukan tindakan rudapaksa dengan kekasih sendiri.

Ilustrasi

Ilustrasi (YouTube)

Tak hanya itu, mereka juga merekam adegan intim perbuatan mereka di salah satu lahan kosong di sebuah perumahan.

Kasus ini pun menjadi perhatian kepolisian.

Tujuh orang sudah ditangkap, dan satu lainnya masih buron.

Polisi saat masih terus melakukan pengejaran terhadap satu orang dari delapan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Tanjung Karang Timur.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Komisaris Fanny Indrawan mengungkapkan telah menerjunkan beberapa personil untuk mengendus persembunyian satu orang tersebut.

“Saat ini kita dalam proses pengejaran, sudah ada tim yang turunkan untuk menangkap satu pelaku tersebut,” ujar Kompol Fanny melalui sambungan telepon Minggu 26 November 2017.

Sebelumnya diberitakan, seorang gadis di bawah umur berinisial W (14) dicabuli beramai-ramai oleh delapan laki-laki yang merupakan teman dari pacarnya.

Peristiwa ini berlangsung didua tempat yang berbeda, yakni perumahan kosong yang sedang dibangun di Jalan Haji Said Kota Baru Tanjung Karang Timur.

Kemudian di tanah kosong di perumahan Tanjung Damai Lestari Bumi Kedamaian.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Fanny Indrawan menuturkan peristiwa ini berawal saat korban diajak jalan-jalan oleh pelaku berinisal A (16) yang merupakan teman akrab dari pacarnya.

“Jadi korban ini W diajak jalan, dijemput oleh A dan S untuk mengambil sepatu di Campang Raya, bukannya balik tapi korban ini dicekoki minuman tuak dicampur ciu,” ujar Kompol Fanny.

Selepas minum, lanjut Fanny, korban merasa pusing dan tidak berdaya.

Kemudian korban dibopong oleh A ke lokasi pertama untuk dicabuli.

“Setelah diperkosa korban, diajak untuk pergi kelokasi kedua, yakni ditanah lapang, disana korban menerima kekerasan seksual lagi,” ujar Fanny.

ist - ilustrasi

ist – ilustrasi ()

Parahnya, masih kata Fanny, pelaku sempat mendokumentasikan aksi bejat mereka menggunakan telepon genggam milik salah satu pelaku.

“Peran para pelaku ini ada yang mengawasi, ada yang mengambil video,” kata dia.

Fanny mengatakan, aksi mereka dipergoki oleh salah satu satpam perumahan setempat yang kemudian meminta bantuan warga sekitar.

“Selanjutnya satpam tersebut menghubungi Bhabinkamtibmas dan korban dapat diamankan, para pelaku juga berhasil ditangkap,” jelasnya.

Atas peristiwa ini Kompol Fanny mengaku sudah mengamankan tujuh tersangka yakni A (16), Bagus Setiawan (18), Sadra’i (23), Al (15), AS (16), R(17), Yusuf (26).

Barang bukti pakaian korban, gelas bekas minuman ciu dan tuak, tiga unit sepedah motor dan satu ponsel.

“Sementara ada satu orang pelaku berinisal M masih dalam pengejaran, para pelaku merupakan tunakarya atau sudah putus sekolah korban sendiri hanya kenal dengan satu orang di antaranya,” ujarnya. (ms) 

 Sumber:    Tribun lampung