Karyawan Kebun PT.HEVEA Menjabat Kades Tegal Sari

 Mediasumut.com, Serdang Bedagai-Suasana pada Pemilihan Calon Kepala Desa (Pilkades) untuk kawasan Desa Tegal Sari Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) telah selesai digelar pada Hari ini, Kamis 23/11/2017.

 

Dari pantauan Awak Media ini dari pagi hingga siang hari, masyarakat yang menghadiri Pemilihan Calon Kepala Desa Tegal Sari yang terdiri dari tiga Dusun terlihat begitu antusias untuk melaksanakan pencoblosan.

 

Pada Pemilihan Kepala Desa itu, terdapat tiga orang Calon Kades yang bersaing untuk menduduki kursi Kepala Desa Tegal Sari Periode 2017 – 2023.

 

Ketiga orang Calon Kepala Desa yang bersaing yaitu, Abdul Joden Sirait dengan nomor urut 1, Awaludin Ahmad nomor urut 2 dan Andi Mahlel nomor urut 3.

 

Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) sebelumnya telah membuka waktu dimulainya pencoblosan pada pukul 07.00 WIB dan ditutup tepat pada pukul 14.00 WIB.

 

Sementara, Ismono S.Pd selaku Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) menjelaskan, jumlah pemilih sebanyak 1099 orang terdiri dari 529 orang Laki – laki dan 570 orang perempuan ditambah 109 surat suara cadangan (10%).

 

Setelah waktu yang ditentukan oleh P2KD berakhir tepat pada pukul 14.00 WIB, penghitungan suarapun selanjutnya dibacakan oleh P2KD dan dari hasil penghitungan suara itu, Calon Kades Nomor urut 2 Awaludin Ahmad berusia 33 Tahun berhasil mengungguli dua Calon Kades lainnya yaitu, Abdul Joden dan Andi Mahlel.

 

Awaludin Ahmad yang berlatar belakang seorang Karyawan Kebun PT. Karya Hevea Indonesia dan baru pertama kali mencalonkan diri menjadi Calon Kepala Desa ini meraih kemenangan dengan meraih 469 suara, sementara Abdul Joden meraih 335 suara dan Andi Mahlel meraih 136 suara.

 

Sementara itu, usai meraih kemenangan, Awaludin Ahmad berjanji akan mengikutsertakan masyarakat dalam memajukan Desa Tegal Sari, transparansi dalam setiap penggunaan Dana Desa(DD), pembenahan dibidang keagamaan untuk menekan tindak kenakalan remaja, menjauhkan generasi muda dari Narkoba serta menghidupkan pengajian. dan motto beliau yaitu, “Bersatu Kita Menuju Perubahan”.

(M42)