Hadisyaputera Membangun Pemerintahan Desa Yang Baik Dan Bersih

 (Hadisyaputra calon kades) 




Mediasumut.com ,- Serdang Bedagai-Dalam waktu hitungan hari, tepatnya pada Tanggal 23 – 11 – 2017 akan digelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 15 Desa yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai.

 

Dari 15 Desa itu, satu diantaranya Desa Jambu Kecamatan Tebing Tinggi memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak Empat Ratus Lima Puluh Lima (455) orang dari Enam Dusun yang ada di Desa itu hanya Dua orang yang bertarung pada Pemilihan Kepala Desa.

 

Salah seorang yang ikut dalam Pilkades di Desa Jambu itu bernama Hadisyaputera berusia 33 Tahun, bertempat tinggal di Dusun 1, bersama seorang istri yang sangat dicintainya Yussanti dan dengan dua orang buah hatinya Alsya Putra dan Alita Dzakira.

 

Hadisyaputera maju mencalonkan diri menjadi Calon Kepala Desa setelah sebelumya masyarakat setempat meminta kepadanya agar mau menacalonkan diri menjadi Kepala Desa, kemudian Hadisyaputera berembuk dengan sang istri memohon izin termasuk kepada orangtuanya dan akhirnya mendapatkan izin.Adapun visi dan misi Hadi untuk membangun pemerintahan desa yang baik dan bersih guna mewujudkan masyarakat adil,makmur dan sejahtera dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa,khusus nya desa bejambu.

Hadisyaputera menyampaikan beberapa hal kepada Awak Media, Jum’at 10/11/2017 tentang apabila menang dalam Pemilihan Kepala (Pilkades), beliau akan melanjutkan program Desa, akan mereformasi kinerja yang telah dilakukan oleh Kepala Desa yang lama, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seperti surat administrasi, meningkatkan perekonomian masyarakat dengan Usaha Kecil Menengah (UKM), peternakan, pertanian dan wira usaha.

 

Sementara, dalam menjelang Pilkades, Hadisyaputera yang dikenal dengan sebutan “Mas Putera” itu terus menjalankan kegiatan temu ramah dan silaturrahmi dengan masyarakat.

 

Hadisyaputera berharap, agar dalam Pilkades nanti, masyarakat dapat menentukan sikap dalam memilih sesuai dengan hati nurani, jangan karena uang atau janji – janji muluk dan masyarakat harus siap menerima kekalahan maupun kemenangan,” tegasnya. (M42)