Dua Gol Sundulan Indah Imade Wurahadi Bawa Psms ke puncak Klasmen Grup X

Mediasumut.com  PSMS mengawali babak delapan besar Liga 2 dengan mulus. Tim besutan Djajang Nurjaman menumbangkan Kalteng Putra dengan skor  di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Kamis (9/11) malam. I Made Adi Wirahadi menjadi pahlawan dengan gol tunggalnya.


Pada laga itu Djanur menurunkan the winning teamnya dari babak 16 besar lalu. I Made Wirahadi menjadi ujung tombak didukung Frets di kiri dan Elton Maran di kanan. Trio itu didukung Suhandi sebagai second striker dan dua jangkar Legimin serta Alwi Slamet.







Tujuh menit babak berjalan PSMS sudah mendapat dua peluang emas on target. Menit keenam tandukan I Made Wirahadi memanfaatkan umpan silang Gusti Sandria masih mampu ditangkap Galih Sudaryono. Semenit kemudian lagi-lagi striker kelahiran Denpasar ini kembali mengancam. Namun tendangannya dari sudut sempit ditepis Galih Sudaryono.

PSMS akhirnya mencetak gol menit ke-15. Pergerakan Suhandi dari sisi kiri pertahanan lawan berhasil menembus kotak penalti dan meneruskannya dengan umpan terarah kepada Made Wirahadi yang tak terkawal. Tandukan pemain pinjaman dari Bali United itu berhasil menggetarkan jala Galih Sudaryono.

Menit 20, PSMS nyaris menambah gol. Namun penampilan gemilang, Galih Sudaryono dengan double save memupusnya. Awalnya tendangan tendangan Elton Maran ditepisnya, bola muntah disambar Frets Buruan yang punya peluang 99 persen gol. Namun dengan cepat ditepis Galih.

Menit ke-39, Kalteng menyia-nyiakan peluang dari tendangan bebas yang tak tepat sasaran. Serangan Laskar Isen Muleng di paruh pertama memang tak terlalu membahayakan.

 Apalagi kuartet pertahanan PSMS yang diisi Fredyan Wahyu, Roni Fatahillah, Wanda Syahputra dan Gusti Sandria juga cukup disiplin menghalau pergerakan lawan. Di penghujung babak pertama,  PSMS mendapat kans lewat corner kick yang menciptakan kemelut di depan gawang.

Babak kedua PSMS harus kehilangan Fredyan Wahyu yang  ditarik keluar karena cedera. Posisinya digantikan Dery Herlangga. 

Anak asuh Kas Hartadi pun coba memanfaatkan itu dengan mengeksploitasi sektor kanan lawan. Menit ke-55, Kalteng Putra mendapat peluang emas. Namun Rais dengan posisi yang bebas melepaskan tendangan yang melenceng.

Kalteng Putra memang lebih mengancam di babak kedua. Peluang emas kembali didapatkan lewat tendangan keras Dominggus dari luar kotak penalti. Namun masih mampu ditepis Abdul Rohim. 

PSMS menurunkan temponya di babak kedua dan memainkan possession ball. Begitupun mereka juga mampu mengancam.

PSMS bahkan mampu menambah gol menit ke-73. Made Wirahadi kembali menunjukkan kelasnya di udara. Tendangan bebas kaki kiri Gusti Sandria ditanduknya dengan sempurna tanpa bisa dihalau Galih. Kondisi ini membuat Ayam Kinantan kian percaya diri.

Namun sayangnya mereka lengah. Menit ke-84, tandukan Exel Timothy berhasil menjebol gawang Abdul Rohim memanfaatkan umpan Dominggus. 

Kalteng Putra bahkan nyaris menyamakan gol semenit berselang. Tendangan keras Yerikho dari luar kotak penalti ditepis Rohim. Bola muntah disambar Exel tapi tendangannya melebar. Hingga peluit panjang keunggulan PSMS bertahan.

Hasil ini membuat PSMS memuncaki klasemen grup X dengan koleksi tiga poin. Sama dengan Martapura FC tapi unggul produktivitas gol. (portalkinantan.com)