JCI Indonesia Mengutuk “Etnic Cleansing”  Rohingya di Myanmar

Mediasumut.com  – JAKARTA |JCI Indonesia mengutuk etnic cleansing yang terjadi di Myanmar bagian barat, khususnya kepada etnis Rohingya. “Kami menuntut keterbukaan informasi dan transparansi yang terjadi, karena adalah hak asasi semua manusia untuk mendapatkan rasa nyaman dan jauh dari ketakutan”.

Indonesia adalah contoh bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara harusnya berjalan. Yang mayoritas melindungi minoritas, minoritas menghormati yang mayoritas.

Ketiadaan kewarganegaraan tidak menghilangkan hak manusia sebagai manusia, termasuk juga Rohingya, demikian penyataan National President JCI Indonesia Jandi Mukianto dalam siaran persnya.

Sementara itu National Vice President JCI Indonesia M Hadi Nainggolan berharap pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri harus bisa mengambil sikap cepat dan tegas. Karena konstitusi Indonesia kita sudah sangat jelas mengatakan bahwa “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Dan indonesia harus turut serta dalam melaksanankan ketertiban dunia.

Ini persoalan kemanusiaan, semua rakyat Indonesia harus memberi rasa empatinya terhadap etnis Rohingnya. “apapun agamanya, apapun sukunya, apapun etnisnya, apapun warna kulitnya, saya yakin kita semuanya sepakat bahwa tindakan pembunuhan massal” adalah pelanggaran berat kemanusiaan. Itu harus kita hentikan. Perdamaian Dunia harus kita suarakan bersama-sama, terang M Hadi Nainggolan. (*ms)