200 Masa Dari Empat kecamatan di Tapteng datangi PT SGSR

Mediasumut.com | TAPTENG | – Sekitar 200-an massa dari empat kecamatan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), masing masing dari Kecamatan Amdan Dewi, Sirandorung, Manduamas, dan dari Kecamatan Barus Tapteng. Rabu (23/8) Unjuk Rasa ke PT SGSR, di Manduamas Tapteng.

Massa yang berunjukrasa ke perusahaan yang bergerak dibidang kebun kelapa sawit PT Sinar Gunung Sawit Raya (SGSR) di wilayah kecamatan Manduamas ini mengatasnamakan dirinya Kelompok Tani Dosniroha, dan Koalisi LSM Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Tapten.

Aksi dumulai sekira pukul 10.00 Wib titik kumpul di panton jembatan penyeberangan selanjutnya menuju lokasi perkantoran PT SGSR, dengan orasi bertuliskan tuntutannya kepada perusahaan, antara lain.

Jembatan penyeberangan milik perusahaan menggunakan Panton menghambat lancarnya arus sungai yang ada disekitar peruhaan mengakibatkan banjir, hingga menggenangi areal persawahan, halaman pekarangan warga di sekeliling perusahaan.

Orator sekaligus kordinator aksi, Dohar Hasugian, mewakili warga Kecamatan Manduamas, dan Gohi Simanjuntak, mewakili warga Kecamatan Amdan Dewi menyampaikan tuntutannya, yakni.

  1. Meminta PT SGSR menjelaskan luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki perusahaan.

2. Mendesak PT SGSR memperbaiki kembali akses jalan masyarakat.

3. Meminta PT SGSR memberikan pembebasan ternak kerbau/lembu masyarakat, sesuai izin dari pemilik perusahaan sewaktu pembauran (tahun 2001 lalu).

4. Mendesak PT SGSR melakukan konservasi hutan, sebab sejak perusahaan ada tidak pernah menyediakan konservasi hutan.

5. Jika nanti tuntutan itu tidak terpenuhi, maka kami mendesak PT SGSR agar dengan kesadaran sendiri hengkang dari wilayah Kecamatan Manduamas.

Aksi itu dikawal puluhan petugas dari Polres Tapanuli Tengah, TNI dari Koramil 01 Barus, dan Polsek Manduamas. Hingga kemudian pihak perusahaan melalui Estate Manajer PT SGSR Manduamas, BT Sihotang, menemui pengunjuk rasa.

Sempat terjadi dialog yang alot , antara Manejer dengan pengunjukrasa, sehingga Kabag Ops Pores Tapteng, Kompol Benno Sudabutar, memberikan arahan agar jangan terjadi gangguan Keamanan.Selanjutnya pimpinan perusahaaan menerima perwakilan pengunjuk rasa diterima diaula perkantoran PT SGSR.  (*ms)