1 Tersangka pembunuhan yang Dimassa Masih Kritis, Tukang Cabul Pembunuh Suami si Cantik Diburon

Mediasumut.com  BELAWAN– Di sela masih memburu tersangka utama, hingga Selasa (8/8), pihak Polres Pelabuhan Belawan belum bisa memeriksa 2 tersangka pembunuh Dedi Wiyono (36) yang ditangkap dan dimassa warga sesaat usai beraksi sadis di Jalan Sersan Usman, Gang Famili, Lingkungan 3 Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Senin (7/8) pagi.
Astuti, istri almarhum 

Sekawa Faoma (28) dan Pius Man Petrus Dachi (23), 2 tersangka yang tertangkap, itu terluka akibat diamuk warga.

“Kita belum bisa menjelaskan motif sebenarnya karena pelaku utamanya (Doni Dachi) kabur dan Sekawa Faoma masih belum bisa diambil keterangan. Sedangkan Pius Man Petrus Dachi saat diperiksa mengaku tidak tahu soal motif kasus itu,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizki Pratama.

Pun terlibat dalam aksi pembantaian di tengah jalan itu, hingga kemarin Pius Man Petrus Dachi tetap mengaku tidak tahu soal niat sahabatnya, Doni Dachi, membunuh Dedi.

“Tadinya dia (Doni Dachi) mengajak aku untuk menyaksikan mereka berkelahi satu lawan satu dengan tangan kosong, karena si Doni Dachi itu kawanku makanya aku mau menemaninya,” celoteh Pius.

Dia juga mengaku tidak menyangka Doni Dachi tiba-tiba diketahui membawa pisau dan menikam Dedi. “Aku nggak sangka kalau si Doni Dachi itu ada bawa pisau untuk menikam leher korban,” aku Pius.

Mengendarai motor menuju tempat kerjanya, Dedi mendadak dibantai sang trio sadis yang telah menunggu karyawan PT Musimas itu di tepi Jl Sersan Usman, Gg Famili, Kota Bangun, Medan, Senin (7/8) pagi lalu. Sehari sebelum aksi jagal itu, 1 dari 3 tersangka dilaporkan ribut dengan Dedi. Itu terjadi di rumah Dedi di Pasar 8, Dusun 5, Gang Baru, Desa Manunggal, Kec Labuhan Deli, Deliserdang.

Motif keributan dilaporkan soal dugaan aksi pemerkosaan terhadap istri Dedi yang dikenal berwajah cantik. Menggunakan pisau dan kayu penuh paku, Dedi dibantai hingga tewas di tempat. Pembantaian di tengah jalan itu hanya berlangsung sekira 2 menit dan diketahui warga sekitar lokasi peristiwa. (ril, M24)