Sinaga Bingung Kenapa Hukumannya Di Tambahin hakim,  ini dia ceritanya

Mediasumut.com  – Joni Sinaga (30), warga Huta Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun ini tampak bingung di persidangan Pengadilan Negeri (PN)Simalungun, Senin (7/8) sekira jam 14.00 Wib.

Itu terjadi lantaran hakim Justiar Ronald menambahi hukumannya menjadi 3 tahun penjara, dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Indri Wirdia, sebelumnya 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Dalam amar putusannya, terdakwa terbukti melanggar Pasal 363 (1) ke-4 KUHP. “Menghukum terdakwa Joni Sinaga dengan pidana penjara selama tiga tahun dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata hakim.

Hakim kemudian menyebut, atas putusan itu terdakwa dipersilakan melakukan banding atau pikir-pikir selama 7 hari.

Diketahui, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan percobaan pencurian, di rumah milik saksi korban Sabar Samosir yang masih tetangganya. Terdakwa berusaha mengambil 1 buah tabung gas isi 3 Kg, pasta gigi 1 buah, 1 buah setrika merek Maspion, jaket warna coklat dan sepasang perhiasan gelang dan anting imitasi, pada Minggu (16/4) sekira jam 04.00 Wib.

Terdakwa mengetahui rumah korban sedang ditinggal penghuninya. Kemudian dia masuk ke dalam rumah korban melalui pintu dapur yang tidak terkunci.

Lalu hasil curian tersebut disembunyikan dan bergegas akan masuk lagi ke dalam rumah korban. Ia ditangkap oleh tetangga korban Antonius Siahaan dan bersama barang curiannya.

Terdakwa diserahkan ke Polsek Sidamanik untuk diproses secara hukum yang berlaku. Belum berhasil menikmati hasil curian malah kena hukum, inilah yang dialami Joni. (*ms) 
Sumber:metro24jam