Siantarman Arts Festival Upaya Kawula Muda Menggali Budaya Bangsa

Mediasumut.com| Siantar | – Pagelaran Siantarman Arts Festival (SAF) salah satu ajang budaya yang digawangi kawula muda kota siantar, sebagai salah satu ajang menggali budaya bangsa terkhusus berbagai budaya yang ada di kota pematang siantar.

Pagelaran yang dilaksanakan mulai Jumat (4 s/d 5 Agustus 2017 ) menampilkan berbagai kegiatan.untuk kegiatan pagi harinya diawali dengan Lomba Mewarnai, Lomba Melukis, Lomba Fashion Show dan seluruh lomba ini diikuti oleh kalangan pelajar, mulai dari SD, SMP dan SMA.

Sementara untuk sore serta malam harinya menampilkan Drama Musikal yang berjudul “Balog Ganjang” dari SMK Negeri Seni dan Budaya Raya dan Sanggar Marilah Raya – Simalungun, Stand up Comedy Siantar, Sangge-Sangge Band, D’ Piston, Sabou Band, Yuni Panjaitan dan A Project, Zivana Trio dan Punxgoaran Band.

Selain kegiatan drama dan musik yang ditampilkan, ada juga galeri foto Kota Pematangsiantar, lukisan dan sketsa wajah dari komunitas Siantar Sketcher serta pameran kuliner (roti ketawa, kopi, dll) dan produk usaha kreatif anak anak muda siantar seperti (kaos etnik, ukir kayu, dll)

Ketua Siantarman Arts Festival (SAF) Adie Damanik kepada media mengatakan,sangat mengapresiasi pelajar dan masyarakat Pematangsiantar yang hadir pada acara SAF hari pertama acara kita kemarin, total ada sekitar 400 penonton yang hadir dan mengikuti workshop,” sampai saat ini juga, semangat tim yang bergabung dalam kepanitian masih solid, masih tetap dengan semangat yang sama,” ujarnya.

Ditambahkan,Tumpak Winmark Hutabarat selaku Manajer Program Siantarman Arts Festival,sabtu pagi tadi kita sudah melaksanakan Karnaval Budaya, lengkap dengan puluhan BSA, Sigale-lage, Topeng-topeng Batak lengkap dengan kostum adat yang dikenakan seluruh peserta!..ujarnya.

Tumpak menambahkan, tadi Selesai Karnaval, ada juga lomba Vokal Solo dan acara lainnya, yang tidak kalah meriah dengan hari kemarin. ” Ada penampilan (bukan) Opera Batak “Ponggol”, Identity Band, Equaliz, Sanggar Yobel, Lae to Rock, Gasimse, Jamaika, Xavior, Sihoda Dancer dan pemutaran film,” jelas pria yang akrab dipanggil Siparjalang ini.

” Hingga malam tadi Siantarman Arts Festival masih dikunjungi anak-anak muda Pematangsiantar. Mereka sangat antusias ketika melihat pameran dan melihat pertunjukkan yang disuguhkan oleh panitia,” ujar Tumpak.

“Kita sebagai penyelenggara sangat senang dengan apresiasi besar kawaula muda siantar dan pastinya acara ini dapat memberikan semangat seni dan budaya baru,apa lagi Kota Pematangsiantar sebagai miniaturnya Indonesia beragam budaya bisa digali dan ditampilkan pada pagelaran budaya pada tahun berikutnya,” jelas Tumpak.

‘Kedepannya, acara ini akan kita jadikan kalender tahunan di kota Pematangsiantar. Acara ini juga nantinya kita harapkan dapat menjadi bagian pembangunan destinasi wisata Danau Toba,’ tukasnya.(ms)