DD TA 2017 Tapteng Buka Jalan Pertanian Sepanjang 3000 Meter

  • Mediasumut.com  | Tapteng | – Kebahagiaan tampak tersinar diwajah petani Desa Pardomuan Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (27/7) dengan hadirnya proyek pembukaan jalan pertanian sepanjang 3000 meter yang dibiayai Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Pantauan mediasumut.com  dilokasi pembukaan jalan, seratusan batang tanaman karet, puluhan batang tanaman kelapa sawit, lain lagi pohon durian, jengkol, dan petai direlakan warga ditumbang dengan alat berat Eksfacator yang didatangkan Kepala Desa Pardomyan, Anwar Purba, untuk membebaskan pembukaan jalan tersebut. Mulai dari Dusun I, tepatnya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Barus – Manduamas Tapteng, sampai tombak (gunung) Sirimbagas Desa Pardomuan.

“Meski puluhan pohon karet yang kami tanami 8 tahun lalu yang ditumbangi, namun mengingat sulitnya selama ini mengangkut hasil tanaman ini. Lebih baik saya relakan tanah milik kami sepanjang 200 meter buka 10 meter, untuk pembebasan pembukaan jalan ini”. kata Victor Sigalingging, saat dihampiri Monalisa dilokasi proyek dana desa yang sudah sekitar 2700 meter dibuka.

Hal senada disampaikan Maringan Sihombing (50), warga yang sama, dia mengaku rela tanah miliknya sepanjang 400 meter buka 10 meter demi pembukaan jalan terbut. “Jika tidak sekarang, kapan lagi. Wajar kita berterimakasih ada pembukaan jalan kegunung ini dibuka. kalau tidak kita manfaatkan dana desa ini belum tentu ada pembukaan jalan ke tombak sirimbagas ini tahun depan”. tukas gelar Oppung Tigor (maringan) Sihombing.

Pada kesempatan itu, Edison Sugalingging (36) warga yang sama mengatakan, tanaman kelapa sawitnya turut dikorbankan untuk melancarkan pembukaan jalan ini. Katanya, program pemerintah yang di canangkan Peresiden RI Jokowi harus mereka dukung. Jika tidak didukung, mereka akan tetap tertinggal dalam pembangunan desa. terutama dalam meningkatkan pendapatan petani, dan kelancaran akses jalan pertanian.

“Kami tidak mempersoalkan ruginya, bila dihitung hitung, lebih 20 batang tanaman kelapa sawit ditumbang milik kami (edison Sigalingging-red) dan milik Aleks Berutu. Tetapi kami memperhitungkan untung yang kami peroleh dengan dibukanya jalan ini. Contoh, mengangkut hasil tanaman kami tidak akan kami pikul lagi, dan sudah bisa kami menjual hasil pertanian kami dipinggir jalan ini. Otomatis nilai jual hasil tani kami akan meningkat, karena tidak lagi membayar uang pikul seperti selama ini”. pungkas Edison.

Secara terpisah dilokasi proyek dana desa yang sama. Kepala Desa Pardomuan, Anwar Purba, mengaku mengapresiasi masyarakatnya yang merespon positip kehadiran pembangunan yang dibiayai dana desa. Katanya, proyek pembukaan jalan yang dibiayai dana desa itu tidak ada hambatan. Bahkan warganya turut membantu lancarnya pengerjaan proyek tersebut.tanah dan tanamahnya dihibahkan untuk kepentingan pebukaan jalan.

“Meski pohon kelapa sawit, karet, durian, jengkol, petai dan yang lainnya dan tanah milik warga, terpaksa ditumbang untuk pembukaan jalan sepanjang 3000 meter itu, tetapi masyarakat desa Pardomuan rela berkorban tanah miliknya dan tanamannya yang terkena pembukaan jalan dibebaskan tanpa ganti rugi”. tandas Anwar Purba.(ms)