Walikota Tebing Tingg H.Umar Zunaidi Hasibuan terima penghargaan Percepatan Cakupan Akta Kelahiran Anak Tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA).

Mediasumut.com| Tebing Tinggi | – Walikota Tebing Tingg H.Umar Zunaidi Hasibuan terima penghargaan Percepatan Cakupan Akta Kelahiran Anak Tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA).

Penghargaan diserahkan Langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise Sabtu (22/7) di Swiss Hotel Pekan Baru, demikian disampaikan Kabag Humas Bambang Sudaryono bersama Kadis Dukcapil Muhammad Dimiyathi via email

Menurut penjelasan Kadis Dukcapil Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi, penghargaan tersebut diberikan kepada Kota Tebing Tinggi atas prestasi keberhasilan atas kepemilikan akta lahir anak yang sudah mencapai 85 persen.

Kegiatan ini dilakukan melalui layanan keliling secara gratis yang dilakukan petugas dari Dukcapil yang mendatangi kelurahan-kelurahan bekerja sama dengan Lurah dan Kepala Lingkungan secara bergiliran.

Selain menjemput bola di Kelurahan, Dinas Dukcapil juga memberikan akte gratis anak ini kepada anak-anak yang bersekolah di PAUD maupun ditingkat SD yang belum memiliki dan ini dilakukan sejak tahun 2015-2016.

Kami berupaya semaksimal mungkin melakukan pelayanan jemput bola ini, tidak saja menyiapkan akte lahir terhadap anak, tetapi kepada warga masyarakat yang belum memiliki e.KTP, dan ternyata kegiatan ini berjalan effektif dan lancar, ujarnya.

Tentang yang sampai saat ini belum memilikinya dikatakan, umumnya mereka setelah dilakukan pendataan di kelurahan sudah tidak lagi bermukim di Tebing Tinggi, atau pindah dikeluar kota tampa ada pemberitahuan ke Keluarahan.

Disampaikan pula Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan berharap kepada masyarakat Tebing Tinggi yang anaknya belum punya akte kelahiran segerakanlah mengurusnya melalui Kantor Kelurahan masing-masing tanpa dikutib bayaran apapun.

Selain akte lahir Dinas Dukcapil juga melayani pembuatan Kartu Indititas Anak (KIA) dan tidak semua Kabupaten/Kota di Indonesia ini yang diberikan peluang untuk membuat KIA tersebut, manfaatkanlah ini sebaik-baiknya, urusannya tidak sulit dan gratis, himbau Walikota.(ms)