Hari Anak Nasional Tahun 2017

Mediasumut.com | -Pada usia 4-5 tahun, anak-anak sedang berada dalam fase “serba ingin tahu”, saat mereka selalu penasaran dengan hal-hal baru yang menarik perhatian mereka. Ada dua hal yang dapat mulai Anak pelajari pada usia ini, yaitu:

Menggunakan internet di bawah pengawasan orang tua.Memainkan video games yang mengajaknya bergerak.

Memasuki fase “serba ingin tahu”-nya, Anda bisa mulai memperkenalkan penggunaan komputer pada anak. Sebab, selain tayangan interaktif edukatif di TV khusus anak. Anda juga perlu mengenalkan komputer sebagai proses belajar anak.Anda akan merasakan manfaatnya saat nanti anak mulai mendapatkan tugas sekolah yang memerlukan penggunaan komputer.

Komputer itu sendiripun nantinya akan digunakan beserta jaringan internet yang akan membantu anak mencari info-info untuk tugas sekolahnya nanti. Memang tidak dapat dipungkiri, internet akan membuat Anda khawatir.

Anda tidak tahu digenggaman tangan mereka dalam hitungan detik mereka dapat melihat jutaan situs yang akan ditampilkan. apakah anak Anda memang sedang memainkan permainan edukatif di internet, atau malah menonton lucunya tingkah tokoh kartun favoritnya diYoutube.Atau mencari situs yang dilarang beredar oleh pemerintah.

Oleh sebab itu, kuncinya adalah pengawasan dan wejangan pemahaman agama untuk tidak mengikuti lajunya era digital dibumi ini. Anda tidak perlu membuat software keamanan  agar anak Anda tidak membuka situs yang tidak Anda inginkan. Andalah pengaman terbaik baginya dengan memberi bekal spritual agama sebagai modal kokoh untuk bekal dirinya kelak.

Satu hal yang harus diingat, semakin besar anak, akan semakin besar pula kesempatan yang ia miliki untuk menggunakan teknologi. Apalagi saat ini sosial media sudah menjadi wadah umum bagi banyak orang untuk mencari info, bersosialisasi, dan sebagainya. Jadi, Anda harus pintar-pintar memperhatikan jumlah waktu yang anak habiskan di depan layar (baik televisi, komputer, hingga iPad).

Dan jangan lupa juga untuk selalu menanamkan pada anak sejak dini bahwa keberadaan computer, internet, dan segala macam teknologi yang ada sekarang harus membawa pengaruh yang positif, bukan justru menjerumuskan dan akhirnya merugikan diri sendiri.

Di Era Digital ini banyak Kasus Bullying terhadap anak beredar di media sosial berakhir dengan kematian tragis.Kasus bully melanda hampir disemua lapisan masyarakat mulai dari anak anak,remaja,hingga dewasa dan parahnya menjadi tonton khalayak ramai tanpa mengenal norma norma agama dan budaya bangsa ini.

Dihari Anak Nasional tepatnya minggu (23/7/2017) seluruh indonesia merayakannya, walau dengan hari dan tanggal berbeda. ini menjadi momentum bagi orang tua untuk lebih mawas diri terhadap perkembangan anak hingga menjelang dewasa.

Sungguh sangat prihatin, menjelang usia remaja anak indonesia, sudah melupakan norma adat dan budaya serta agama, akibat pergaulan bebas yang mereka adopsi dari budaya barat sehingga seringkali terjerumus kedalam jurang kemaksiatan. Hal ini yang harus kita waspadai sedini mungkin penyebaran virus yang telah mereka kunjungi melalui dunia maya.

Berbagai Bullying yang pernah kita saksikan melalalui medsos dan menjadi viral dengan menyajikan adengan adengan kekerasan sesama mereka dan sek bebas tanpa memperdulikan akibat yang mereka lakukan, akhirnya harus berurusan dengan pihak aparat hukum.

Hari Anak Nasional kali ini harus menjadi intropeksi diri bagi orang tua di indonesia terkhusus di sumatera utara.Lindungi anak anak anda dengan perisai agama sejak dini, sehingga kelak setelah mengecap pendidikan mereka sudah memahami apa yang dilarang dan halal oleh agama.

Kasus perundungan (bullying) yang muncul akhir-akhir ini semakin banyak.Setelah terekspose oleh alternatif media, (bullying) ini semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Para orangtua, guru, dan tokoh masyarakat harus ikut berperan dalam pencegahannya. Caranya dengan lebih memperhatikan anak-anak. Sehingga anak-anak pelaku bullying diberi pemahaman agar tidak mengulangi perbuatanny.(ms)