Tiga Hari Menghilang, Mayat Pelajar SMK Ditanam Begal di Belakang Rumah Warga

Mediasumut.com, Tanjung Pura – Tiga hari menghilang, Hardiansyah alias Dian (17) tamatan SMK, warga Dusun Mandailing, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, ditemukan tewas terkubur di belakang rumah warga, tepatnya di perkebunan sawit, Minggu (16/7), sekira jam 16.30 wib. 

Mayat pertama kali ditemukan oleh H Basran, orangtua korban, di Dusun Pangkal Pasar Desa Pantai Cermin, atas informasi dari teman korban ke nomor hape H Basran, bahwasannya Dian telah dibunuh dan jasadnya dikubur di belakang rumahnya. Setelah H Basran mengecek informasi dari teman anaknya itu, H Basran pun menghubungi Komeri Edi, selaku Kepala Desa setempat, dan seterusnya menghubungi pihak kepolisian
.

Jasad Dian akhirnya dibongkar sekitar jam 18.00 wib, kemudian dibawa ke RSUD Tanjung Pura. Oleh kepolisian setempat, jasad korban selanjutnya dibawa ke RS Bayangkara Medan untuk dilakukan Otopsi. Informasi dihimpun, Dian menghilang sudah tiga hari, tepatnya pada Kamis (13/7) Malam Jumat, sekira jam 20.00 wib. 

Dia pergi dari rumah menggunakan kereta Yamaha Bison. Namun sejak kepergiannya dari rumah, Dia tidak pulang hingga 3 hari. Isu berkembang mengatakan, kalau kasus penemuan mayat itu diduga kuat merupakan korban begal, sebab kereta korban dibawa, sedangkan korbannya dibunuh. “Anak saya pergi dari rumah sekitar jam 8 malam menggunakan kereta Bison. 

Jasadnya saya temukan setelah teman korban menghubungi saya, dan mengatakan, anak saya sudah dibunuh, dan mayatnya di kubur di belakang rumah warga di Dusun Pangkal pasar,” sebut H Basran menceritan kepada wartawan sembari mengatakan, anaknya baru tamat SMK.

Kapolsek Tanjung Pura, AKP Eriyanto Ginting melalui Kanit Provos Aiptu Misriono yang ditemui di RSUD Tanjung pura mengatakan, kasus penemuan mayat ini masih dalam proses penyelidikan. Kemungkinan, teman korban mengetahui atau terlibat dalam pembunuhan korban. Namun dugaan itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Mediasumut.com)